Risma tepati janji bangun 76 rumah pengungsi banjir bandang 2019

PAPUAunik – Peletakkan batu pertama pembangunan rumah sehat bagi 76 Kepala Keluarga terdampak banjir bandang 2019 oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, Jumat (14/01) pagi di Sentani, Kabupaten Jayapura, berlangsung lancar.

Menteri Sosial dan rombongan tiba Sentani disambut oleh Ketua Klasis Cyclop, Nelius Tungguniap dan Pdt. Lipiyus Biniluk serta warga jemaat Eklesia Minilik Cylclop yang menjadi korban bencana banjir 2019.

Kedatangan mensos selain meninjau lokasi banjir dan tanah longsor di Kota Jayapura juga merealisasikan janjinya kepada warga jemaat yang dipimpin oleh Pdt. Lipiyus Biniluk, dimana saat mereka masih di tempat pengungsian sementara di Polomo Sentani, Risma menjanjikan akan membangun perumahan layak huni secepatnya.

“Ini kemarin kami sudah janji, proses administrasi pertama sudah selesai, sesuai jadwal kami akan serahkan pada bulan Agustus nanti, tapi kalau bisa prosesnya lebih cepat, karena mereka sudah tiga tahun berada dipengungsian. Kami berharap bisa lebih cepat dan mudah-mudahan bisa sedikit membantu mereka yang saat ini di pengungsian,” katanya.

Harapannya agar kehidupan setelah warga pindah jadi lebih baik. Rencana perumahan yang akan dibangun akan menggunakan solar sell sehingga warga tidak perlu membayar listrik.

Sementara itu menurut keterangan dari Pdt. Lipiyus Biniluk, Kami sudah mengurusi perihal administrasi pada tahun lalu, yaitu bulan November 2021.

Peletakkan batu pertama ini juga dihadiri oleh, Sekda Kabupaten Jayapura, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pertanahan.

“Kami juga didukung oleh Bupati Kabupaten Jayapura sehingga dinas-dinas terkait juga hadir. Saya harap pekerjaan ini selesai, karena sampai saat ini para pengungsi masih tinggal di gubuk-gubuk, Ibu mentri ingin membantu mereka untuk membangun rumah mereka dan juga tempat ibadah,” kata Lipiyus.

Setelah peletakkan batu pertama ini, proses pengerjaan 76 rumah bantuan ini akan segera dimulai dan ditargetkan pada bulan Agustus 2021 sudah bisa diserahkan kepada warga.(Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 5 = 3