7.005 jiwa terdampak banjir, Pemkot Jayapura tetapkan status tanggap darurat

PAPUAunik– Pemerintah kota Jayapura telah mengeluarkan surat keputusan penetapan status tanggap darurat dalam waktu satu minggu kedepan kepada seluruh masyarakat kota Jayapura yang berdampak banjir dan longsor pada Kamis malam (06/01)

Rustan Saru, selaku Ketua Penanggulan Bencana dan Longsor (Bansor) mengatakan penetapan tiga posko-posko pembantu bencana, yaitu didepan Holla Plaza Youtefa, di gereja SMA Negeri 4 Jayapura dan Organda.

” Sementara posko pengungsian ada dua titik yaitu Gedung Olahraga (GOR) Trikora dengan jumlah pengungsi 198 jiwa dan di Diklat Sosial Tanah Hitam dengan jumlah pengungsi 12 orang,” terangnya setelah selesai rapat koordinasikan tanggap darurat, Sabtu (08/01) di Posko Induk GOR Waringin, Kotaraja.

Data terkahir yang telah dikumpulkan dari Distrik Jayapura Selatan yaitu disekitar SMA Negeri 4 Jayapura, ada 554 Kepala Keluarga (KK) yaitu 1843 jiwa.

Kemudian di Distrik Heram dengan 615 KK meliputi wilayah Perumnas IV, Organda, dan Poltekes sekitar 1708 jiwa.

Sedangkan distrik Abepura yang berdampak adalah 1950 jiwa. Dari total keseluruhan data yang ada 7.005 jiwa yang berdampak dari banjir.

“Dari data ini, selama dua hari sudah ada 105 jiwa yang diberikan pelayanan kesehatan.
Dan dari 7 orang yang meninggal, semua korban telah dimakamkan. Kemudian empat orang yang masih di rawat,” lanjutnya.

Rustan juga menyampaikan rencana menyeluruh untuk membersihkan kota Jayapura akan dilakukan pada hari Senin (10/01).(Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 4 = 1