Pelajar SMA Negeri 4 Jayapura bersihkan sekolah terdampak banjir

PAPUAunik – Hujan deras yang berujung banjir dan longsor di Kota Jayapura mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti tempat pendidikan terendam air. Salah satunya, SMA Negeri 4 Jayapura di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan yang selalu menjadi langganan banjir sejak sekolah itu berdiri sekitar dua dekade lalu.

Dari pantauan wartawan PAPUAunik di lapangan, akibat hujan deras berujung banjir hingga merendam semua isi ruang kelas dan guru, sejumlah buku-buku pelajaran, absen, raport dan alat penunjang belajar lainnya tidak terselamatkan, selain basah, juga hancur karena terjangan air.

Para pelajar atau siswa dan siswi pun berdatangan ke sekolah untuk membantu para guru guna membersihkan material tanah, lumpur, batu dan sampah. Kursi dan meja dikeluarkan dari dalam ruang kelas guna memudahkan pembersihan.

“Ini adalah hari pertama kami mulai membersihkan ruang kelas dan kami tidak menyangka akan kewalahan. tadi pagi ketika saya dan teman-teman datang ruang kelas dipenuhi lumpur dan ranting pohon”, kata Mardika, salah seorang siswa kelas XII saat diwawancarai tengah membersihkan meja.

Dia menjelaskan keadaan ruang kelas seperti rawa-rawa karena banyak sampah dan lumpur yang masuk, belum lagi bau menyengat yang ditimbulkan oleh material yang terbawa air dari kali sebelah sekolah.

“Diruang kelas kami, semua barang hancur dan rusak termasuk kursi, meja, dan raport yang ditaruh didalam lemari,” terangnya.

Harapannya kepada Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano agar dapat memperhatikan keadaan sekolah supaya tidak kebanjiran lagi dan juga dapat mengganti fasilitas belajar yang rusak.

“Itu keinginan kami semua. Ada perhatian untuk sekolah kami,” pintanya, diamini sejumlah teman-temannya yang terlihat asyik membersihkan ruangan kelas.(Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 72 = 76