Dua lokasi insiden maut di Jayapura jelang akhir 2021 dan tahun baru 2022

PAPUAunik – Dua lokasi insiden maut yang terjadi di Kota Jayapura jelang akhir tahun 2021 dan diawal tahun baru 2022 yakni di Jalan Raya Holtekamp, Distrik Muara Tami dan di pertigaan Jalan Raya Padang Bulan – Sosial, Distrik Heram.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Humas Polresta Jayapura Kota, insiden atau kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Holtekamp itu dialami oleh pengemudi kendaraan roda empat bertabrakan dengan pengendara kendaraan roda dua dan penumpangnya.

Insiden ini membuat pengendara roda dua dan penumpangnya menghembuskan nafas terakhir ketika coba dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga yang menolong.

Kapolsek Muara Tami Kompol Junan Plitomo, S.Sos., MH ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa pengemudi sepeda motor Honda Beat tidak tertolong usai ditabrak mobil toyota avanza PA 1705 AF yang terjadi pada hari jumat (31/12) sekitar pukul 18.20 WIT.

“Diketahui kedua korban pengendara motor honda beat PA 5467 RV Ryan Ezra Tukayo (14) dan penumpangnya Rio Suryadi (14), dimana kedua korban masih berstatus pelajar, “ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Kata kompol Junan, kasus ini dalam penanganan unit lantas polsek muaratami. Pengendara mobil toyota avanza RL (33) telah di amankan beserta barang bukti.

“Akibat kecelakaan itu, Ryan Ezra alami robek dan patah tulang paha, patah betis kanan, patah pergelangan tangan kanan, robek di bagian dagu, keluar darah dari telinga serta lecet dibagian tubuh sedangkan penumpangnya Rio alami robek di jidat, dagu, punggung tangan kanan serta lebam mata kanan sehingga keduanya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit, “ucapnya

Ia pun menjelaskan, kecelakaan itu bermula ketika mobil avanza yang dikendarai oleh RL (33) dari arah jembatan youtefa dengan kecepatan tinggi, sesampainya di jalan baru holtekam tepatnya di dekat cafe 88 kampung holtekam Distrik muaratami, mobil avanza tersebut melabung sebuah mobil yang berada didepannya.

“Saat melabung, mobil avanza tidak memerhatikan ada motor honda beat yang datang dari arah berlawanan sehingga kecelakaan tersebut terjadi namun saat itu masyarakat setempat yang melintas melakukan pertolongan untuk dibawah kerumah sakit namun saat diperjalanan kedua korban telah meninggal dunia,”ujar Kapolsek.

AKP Junan menambahkan, dari hasil olah TKP, kecelakaan itu terjadi karena kurang hati-hatinya pengendara mobil avanza yang melambung kendaraan lain tanpa memerhatikan kendaraan yang datang dari arah berlawanan dan mempunyai prioritas di jalan raya.

Ilustrasi kecelakaan

Sementara itu, insiden maut berupa kecelakaan tunggal yang terjadi diawal tahun, atau tepatnya pada Sabtu (01/01) pagi sekitar pukul 06.40 WIT, atau beberapa jam setelah insiden di Jalan Raya Holtekamp, mengakibatkan pengendara motor Honda Supra meninggal dunia lantaran tabrak tiang listrik di Jalan Raya Padang Bulan – Sentani, depan pertigaan Padang Bulan Sosial, Distrik Heram.

Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, SH., MH mengatakan kecelakaan tunggal itu terjadi lantaran pengendara dalam dipengaruhi minuman keras.

“Untuk identitas pengendara belum diketahui (Mr.X) dan saat ini jasadnya masih berada di RS Bhayangkara, “ungkapnya.

Lanjut Kapolsek, pengendara motor meninggal dunia lantaran alami benturan keras dibagian kepala depan, patah tulang leher dan lecet di lutut kanan sehingga nyawanya tak tertolong.

“Kasus ini dalam penanganan unit lalu lintas polsek abepura, dimana pihaknya telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan meminta beberapa keterangan beberapa saksi yang mengetahui kejadian laka tinggal tersebut, “ucapnya.

Ia pun menjelaskan, kecelakaan tunggal itu terjadi saat sepeda motor supra yang dikendarai oleh Mr. X dari arah Sentani tujuan abepura dengan kecepatan kencang serta dipengaruhi minuman keras.

“Sesampainya disekitaran TKP Jalan raya sentani padang bulan, pengendara hilang kendali sehingga menabkrak tiang listrik yang berada di pinggir jalan sebelah kiri yang mengakibatkan kepala depan terbentur keras dan meninggal dunia di lokasi kejadian, “tandasnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

22 − 12 =