1.391 personel Polda Papua dan jajaran naik pangkat setingkat lebih tinggi

PAPUAunik – Sebanyak 1.391 personel Polri dan ASN Polda Papua dan jajaran naik pangkat setingkat lebih tinggi periode 1 Januari 2022 pada Jumat (31/12) sore.

Upacara korp raport atau naik pangkat setingkat lebih tinggi itu dilaksanakan di lapangan Apel Mapolda Papua di Kota Jayapura yang dipimpin oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K dengan dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua.

Kapolda Papua dalam sambutannya mengatakan Pada upacara laporan kenaikan pangkat Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS yang tersebar di jajaran Polda Papua sebanyak 1.391 orang, yang terdiri dari Pamen sebanyak 54 orang, Pama sebanyak 192 orang, Bintara sebanyak 1.089 orang, Tamtama sebanyak 49 orang dan Pegawai Negeri Sipil sebanyak 7 orang.

Upacara korps raport dalam organisasi Polri tak semata-mata merupakan hak bagi setiap personil Polri yang secara otomatis diberikan begitu saja. Tapi harus melewati proses selektif dengan melihat kondisi, prestasi kerja, integritas dan moralitas personil, serta dedikasi yang tinggi terhadap organisasi.

Kenaikan pangkat ini merupakan akumulasi prestasi, kredibilitas, dedikasi dan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kenaikan pangkat yang saudara terima ini tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri serta menjadi suatu kehormatan dalam meniti karier di lingkungan Polri.

“Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat dijadikan momentum sebagai tolak ukur dan pertanggungjawaban moril. Bahwa semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin tinggi pula tuntutan tanggung jawab atas pelaksanaan tugas yang diemban. Tunjukkan bahwa Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS yang naik pangkat memang pantas menyandang pangkat tersebut,” katanya.

Peradaban tengah bergerak dan perubahan terjadi di segala lini. Tantangan yang paling serius bagi organisasi kepolisian di dalam jaman yang bergerak ini adalah membuat organisasi Kepolisian selalu relevan.

Tantangan ini riil, sehingga tanggapan atas tantangan ini perlu dieksekusi secara riil pula. Dalam era yang bergerak untuk mengeksekusi tantangan, Kepolisian menempatkan dirinya menjadi organisasi yang terus berada dalam siklus belajar. Memahami hal baru, meningkatkan kompetensi dan keahlian, mengambil tindakan, seterusnya hingga di setiap proses siklus yang baru, organisasi Kepolisian berada di titik kapasitas yang lebih tinggi daripada titik sebelumnya.

“Artinya, kita sebagai personil Polri, harus lekas beradaptasi dengan situasi saat ini dengan meningkatkan kemampuan dan jangan jenuh untuk belajar dengan hal-hal yang baru,” katanya.

Dalam beberapa kurun waktu terakhir kepercayaan publik kepada Polri sudah mengalami peningkatan. Menurut survei opini publik oleh lembaga survei indikator politik menunjukkan 80,7 persen menyatakan puas atas kinerja Polri dan Polri menempati urutan ketiga setelah TNI.

Tentunya, capaian ini bukan merupakan tujuan akhir, tapi pondasi awal dalam keberlajutan program transformasi menuju Polri yang Presisi. Kedepan Polri akan terus konsisten dan meningkatkan capaian kinerja untuk menjawab perkembangan lingkungan strategis yang semakin cepat dan tidak menentu. “Untuk mewujudkan harapan tersebut, Polda Papua harus mampu meningkatkan motivasi dan kinerja seluruh personelnya guna menjadikan personel Polda Papua yang unggul di era police 4.0,” ujarnya.

“Mengakhiri sambutan ini, atas nama pribadi dan kesatuan, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi. Semoga hal ini akan lebih memantapkan rasa tanggungjawab saudara sekalian dalam melaksanakan tugas yang saudara emban sehari-hari,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

71 + = 78