Fokus TNI di Papua pada Pembinaan Teritorial dan Komunikasi Sosial

PAPUAunik – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menekankan agar TNI fokus di Papua pada pembinaan teritorial dan komunikasi sosial.

Hal itu disampaikan saat jumpat pers di Makodam XVII/Cenderawasih pada Rabu (01/11). TNI di bawah kepemimpinannya sebagai panglima, ada beberapa perubahan, yang mana satuan tugas (Satgas) Angkata Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) akan melakukan tugas pokok fungsi organik.

“Kita mengorganisir satuan tugas yang digelar Mabes TNI itu menjadi satuan yang melakukan tugas pokok dan fungsi organik. Jadi satgas-satgas yang di sini, mereka menjadi Kodim untuk Angkatan Darat,” jelasnya.

Karena itu, maka satgas yang ada termasuk di Papua akan melakukan tugas pokok dan fungsi Kodim dan koramil yang menitik beratkan pada pembinaan teritorial dan komunikasi sosial.

Demikian satgas tupoksi Pangkalan Udara yang menitik beratkan pada pembinaan potensi kedirgantaraan dan komunikasi sosial.

Tidak jauh berbeda dengan satgas di AL yang jadi bagian dari Lanal dengan tupoksi yang menitik beratkan pada pembinaan potensi kemaritiman dan komunikasi sosial.

Menurut Jenderal Andika, hal itu dilakukan guna menyamakan Papua dengan wilayah lain di Indonesia.
Bahkan mengubah gelar kekuatan TNI sama seperti di provinsi lain di Indonesia.

“Dengan gelar kekuatan TNI normal dan sama dengan wilayah lain di Indonesia maka kita bisa membantu menciptakan keamanan yang lebih bagus,” jelasnya. (Rafiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 + = 22