Bupati Tolikara diminta segera cairkan dana desa dan honor

PAPUAunik – Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo diminta segera cairkan atau salurkan Dana Desa (DD) tahun 2021 tahap satu, dua dan tiga serta honor desa triwulan 1 dan 3.

Demikian permintaan itu datang dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tolikara, Yohan Wanimbo kepada wartawan melalui pesan singkatnya yang dikirim lewat via selulernya, Sabtu (27/11) malam.

“Bulan Desember ini bulan suci yang harus kami siapkan hati untuk menyambut hari kelahiran Juru Selamat umat Nasrani. Sehingga tidak boleh ada yang sibuk dengan kegiatan lain, oleh karena itu kami minta bupati segera jawab keluhan para kepala desa ini, supaya di bulan suci ini mereka tidak lagi cemas dengan nasib mereka melainkan mereka hanya menyiapkan hati mereka untuk menyambut hari kelahiran Juru Selamat yang jatuh pada 25 Desember mendatang,” ucap Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tolikara, Yohan Wanimbo.

Yohan menegaskan, hal ini harus diproses dengan cepat karena beberapa hari lagi akan masuk bulan suci. Jikalau prosesnya lama maka, pihaknya akan memanggil dinas terkait untuk bertanggung jawab terhadap persoalan-persoalan tersebut.

“Apa yang dikeluhkan para kepala desa ini kan tidak salah, karena itu hak mereka. Sehingga diharapkan bapa Bupati dalam hal ini dinas terkait bisa segera ambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini, yang mana hal ini juga tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” paparnya.

Berdasarkan video singkat yang beredar, sebagai bentuk pelampiasan amarah para kepala desa memblokade atau memalang salah satu akses pelayanan publik, yang mana hal ini merupakan dampak dari persoalan tersebut.

Lebih lanjut, melihat adanya tindakan pemalangan tersebut maka, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tolikara, Yohan Wanimbo bersama rekan-rekannya langsung turun lapangan menemui sejumlah kepala desa yang melakukan pemalangan tersebut.

“Kami langsung turun lapangan karena kami menyayangkan nasib mereka yang belum dijawab. Oleh sebab itu, di depan para kepala desa ini kami menyatakan tidak akan melakukan sidang LKPJ bupati dan sidang perubahan sebelum bupati dan jajaran menyelesaikan persoalan ini, sehingga pada intinya kami DPR jadi jaminan untuk atasi persoalan ini,” ungkap Yohan Wanimbo.

Sekali lagi Yohan berharap, sebelum Desember persoalan ini sudah harus selesai. Agar hal ini tidak menggangu berlangsungnya proses perayaan natal tahun ini di Kabupaten Tolikara. Sehingga ia berharap dinas terkait bisa menanggapi hal ini dengan serius.

Hingga berita ini dibuat, upaya konfirmasi ke Bupati Tolikara Usman G Wanimbo terus dilakukan dengan harapan ada tanggapan soal dana desa dan honor para kepala kampung.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 4 = 7