Ikal Jatim Papua gelar turnamen futsal Waterpauw Cup 2021

PAPUAunik – Ikatan Alumni Jawa Timur (Ikal Jatim) Tanah Papua akan menggelar turnamen futsal Waterpauw Cup 2021 di Lapangan Buolevard, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dari 29 November 2021 hingga 10 Desember 2021.

Ketua Umum Ikal Jatim Tanah Papua Yohanes Momot di Kota Jayapura, Sabtu (27/11) mengatakan turnamen futsal itu digelar antar pemuda gereja guna menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Sebenarnya tujuan dari pelaksanaan digelarnya turnamen futsal ini adalah mempererat silahturahmi antara pemuda dari berbagai denominasi gereja di Kota dan Kabupaten Jayapura, selain menyambut hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” katanya didampingi Ketua Panitia Turnamen Futsal Waterpauw Cup 2021, Douglas Thesia.

Lebih lanjut, Momot kemukakan, pelaksanaan turnamen futsal Waterpauw Cup ini untuk mendukung dan menyambut keinginan Presiden Jokowi dan Gubernur Papua Lukas Enembe yang menjadi Bumi Cenderawasih sebagai gudang atau provinsi olah raga.

“Tujuan lainnya, kami ingin menggairahkan olah raga khusus futsal bagi kalangan muda, termasuk mendukung pernyataan dari Presiden Jokowi dan Gubernur Lukas Enembe bahwa Papua adalah provinsi olah raga,” ujar Momot.

Douglas Thesia menambahkan terkait peserta turnamen futsal Waterpauw Cup 2021, pihaknya telah menyebarkan belasan undangan ke sejumlah denominasi gereja yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, termasuk menyebarkan baliho atau flayer kegiatan.

“Undangan sudah kami sebar dan hari ini kami gelar teknikal meeting untuk kesiapan kegiatan di posko kami di Polimak,” katanya.

Disinggung soal, hadiah yang disiapkan oleh panitia, Thesia ungkapkan totalnya mencapai Rp22 juta yang diperuntukkan bagi juara I Rp10 juta plus piala, juara II Rp5 juta plus piala, juara III Rp3 juta plus piala, juara IV Rp2 juta plus piala.

“Juga kami berikan penghargaan kepada top skor Rp1 juta dan pemain terbaik Rp1 juta,” ungkapnya.

Thesia berharap turnamen itu memperkuat rasa persaudaraan antar pemuda di Kota dan Kabupaten Jayapura, dan tidak terpengaruh dengan kegiatan yang negatif lainnya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 22 = 30