KMPPJ Kota studi Jayapura terima 300 Maba angkatan 2019-2021

PAPUAunik – Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) kota studi se-Jayapura gelar kegiatan penerimaan 300 lebih mahasiswa baru (Maba) angkatan Tahun 2019-2021, yang berlangsung di Aula Asrama Kinaonak putra, tepatnya di Jln. Pasar Yotefa, Kota Jayapura, Papua, Jum’at (19/11) siang.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan pemukulan tifa dan memakaikan tanda peserta yang disaksikan langsung oleh, Anggota DPR Papua, Agus Kogoya, S.IP, perwakilan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, dalam hal ini Asisten ll Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Esau Karoba, Dewan senioritas, dan simpatisan komunitas mahasiswa lainnya yang berada di kota Jayapura.

Kegiatan tersebut diberi Thema, menemukan jati diri yang benar akan berdampak bagi orang lain, yang mana Thema ini diambil dari kitab (1Koritus 15:33). Sementara untuk seb Thema, melalui perkenalan ini Mahasiswa/i Puncak Jaya Menemukan pemimpin yang berkualitas dan mampu bersaing di earaj Globalisasi.

Setelah melakukan acara pembukaan, kegiatan ini diawali dengan ibadah syukur yang dilayani oleh Dr. Pdt. Lenis Kogoya. Pada kesempatan itu Lenis menuturkan, ada tiga prinsip penting yang perlu para mahasiswa miliki, yakni identifikasi diri, menetapkan target dalam menempuh pendidikan, dan mahasiswa harus menjadi bijak.

“Ketiga prinsip ini menjadi dasar untuk sukses dalam menimba ilmu di Kota studi Jayapura. Sehingga diharapkan tiga prinsip ini bisa dipegang dengan baik oleh adik-adik mahasiswa,” ungkap Lenis Kogoya pada kesempatan itu.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, yakni Asisten ll Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Esau Karoba, S.PAK. M.Si dalam sambutannya mengatakan, selaku pemerintah dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada badan pengurus KMPPJ yang telah berupaya menggelar kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

“Belakangan ini kami aku bahwa memang kurang adanya perhatian yang dari kami, karena situasi dan kondisi daerah yang belakangan ini tidak memungkinkan, yang mana adik-adik mahasiswa telah mengikuti perkembangannya, yakni salah satunya masalah Covid-19, perang suku dan lain sebagainya. Walaupun demikian tetapi semangat mahasiswa Puncak Jaya yang napak terpancar dari kegiatan ini tentunya kami atas nama pemerintah ucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi,” paparnya.

Lanjut, meskipun demikian diri berharap tetap semangat dan terus berjuang menempuh ilmu yang saat ini adik-adik geluti.

katanya, mahasiswa adalah masa depan kabupaten Puncak Jaya, maka mahasiswa Puncak Jaya harus mampu bersaing di era globalisasi ini, dengan memiliki kualitas dan kuantitas.

Ditempat yang sama, Ketua KMPPJ Kanison Kogoya mengatakan, setiap tahun pihaknya rutin melakukan kegiatan tersebut. Namun selalu terkendala dengan finansial, sehingga pihaknya sering meminta dukungan dari pemerintah, tetapi tidak ada respon yang baik, oleh itu ia mengaku pihaknya sangat kecewa, sehingga dirinya berharap hal tersebut tidak terulang lagi ditahun depan.

“Kami ini generasi emas atau tulang punggung puncak jaya yang sedang berjuang untuk menjawab nasib kabupaten puncak jaya pada tahun-tahun yang akan datang. Oleh karena itu kami harap berikanlah kami perhatian yang baik, layaknya seorang bapa dan anak, dan yang terpenting kami harap selalu ada keterbukaan antara kami mahasiswa dan pemerintah. Agar jangan ada dusta diantara kita,” harapnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

35 − 33 =