HUT Kebangkitan Masyarakat Adat ke-8 digelar di Kaureh

PAPUAunik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura peringati HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) ke-8 di Kampung Lapua, Distrik Kaureh, Kamis (18/11) siang.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw dalam sambutannya mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah pembangunan empat untuk harus bersatu membuat suatu misi besar dalam membangkitkan jati diri masyarakat ada yang ada di wilayah pembangunan empat.

“Usia delapan tahun ini merupakan usia yang cukup besar, sehingga perlu ada terobosan baru yang menjadi misi masyarakat disini untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat disini. Oleh karena itu langka awalnya itu perlu ada kebersamaan atau kekompakan yang baik, agar apa yang menjadi target atau harapan itu bisa dapat terwujud,” ujar Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Dirinya meminta dalam waktu dekat ondoafi yang ada di wilayah empat ini sudah harus melakukan komunikasi dengan gugus tugas masyarakat adat untuk melakukan penataan lokasi tanah adat yang ada di wilayah empat ini. Agar setiap ondoafi bersama masyarakatnya bisa mengetahui batas wilayah yang mereka miliki, yang mana disertai dengan bukti catatan hukum yang akurat.

“Kami harap pemetaan ini sudah mulai digagas. Agar bersama-sama tahu batas-batas wilayah yang mereka miliki atau yang perlu mereka perhatikan. Karena dengan begitu akan mempermudah masing-masing pihak maupun anak cucu kita nanti terkait kepemilikan tanah,” paparnya.

Lebih lanjut, hal ini sangat penting sekali sehingga harus perlu dilakukan. Sehingga seluruh masyarakat yang ada di wilayah pembangunan empat ini perlu duduk bersama di rumah adat untuk merumuskan hal ini.

Katanya, sebenarnya HUT KMA itu jatuh pada 24 Oktober, namun baru dibuat karena ada kesibukan satu dan lain hal. Tetapi itu tidak jadi soal, karena yang terpenting itu semangat kebangkitan masyarakat adat yang masih kokoh.

Lanjutnya, tahu depan akan diadakan kongres besar masyarakat adat seluruh Indonesia di Sentani Kabupaten Jayapura. Untuk itu ia berharap masyarakat adat bisa menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga tunjukkan jati dirimu sebagai masyarakat adat Kabupaten Jayapura yang baik.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 62 = 70