Cara Yayasan Hano Wene Indonesia peringati HUT Sumpah Pemuda

PAPUAunik – Hano Wene Goes to School adalah salah satu program Hano Wene dalam mendukung sekolah-sekolah di daerah pedalaman. Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021, tim Hano Wene Jayapura pada Selasa (02/11) mengunjungi SMP Negeri Bangai, Gresi Selatan, Kabupaten Jayapura, Papua.

Ketua Yayasana Hano Wene Indonesia, Neas Wanimbo mengatakan perjalanan dari Jayapura sangat jauh, sekitar tujuh jam dan sangat melelahkan tapi bersyukur sudah tiba dan anak-anak disini sangat senang sekali dengan kehadiran kami disini.

“Kami merasa diberkati dengan buku-buku yang kami bawa. Apa yang kami lakukan saat ini adalah untuk membangun SDM Papua mulai dari apa yang kami support ini,” ujar Neas Wanimbo.

Kepala Sekolah SMP Negeri Bangai, Sargiosta B. Maniagasi S.Pd yang langsung mengawal perajalanan tim Hano Wene dari Jayapura menuju Bangai mengapresiasikan sikap dan tindakan peduli dari yayasan tersebut.

“Dengan adanya bantuan dari Hano Wene, sudah sangat mendukung anak-anak disini untuk kegiatan literasi. Kita memang disekolah masih banyak kekurangan untuk bahan-bahan bacaan terlebih buku teks, tetapi dengan adanya bantuan ini merupakan suatu berkat untuk sekolah ini,” katanya.

Pada momentum ini, Sargiosta mengemukakan soal fasilitas yang kami miliki oleh sekolah yang dipimpinnya, dimana ada tiga ruang belajar, satu ruang guru, satu kamar mandi siswa dan guru, serta gudang.

“Kami juga mempunyai asrama untuk siswa yang rumahnya jauh, dan menjadi jawaban untuk siswa yang tinggal di kampung yang cukup jauh dari sini,” ungkap Sargiosta.

Neas juga ungkapkan soal salah satu program makanan bergizi yang dilaksanakan oleh Hano Wene Indonesia di Wamena Kabupaten Jayawijaya pada Jumat (22/10) untuk anak-anak di Kampung Huewi, yang disambut baik oleh orangtua mereka.

“Beberapa anak tidak mau datang ke sekolah karena fasilitas tidak lengkap, tetapi karena ada makanan enak disekolah mereka mau datang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Neas berharap semoga buku-buku yang disupport itu bisa membantu anak-anak untuk belajar secara mandiri karena kurangnya fasilitas disekolah.

Neas menambahkan “Saya sudah sampaikan ke kepala sekolah bahwa program ini adalah awal, teman-teman Hano Wene akan aktif juga untuk mensupport disini, jadi dengan hadirnya kami disini akan terus membantu, jika ada buku-buku yang dibutuhkan oleh sekolah kami akan siap dan support sekali,” tambahnya.

“Kami punya komunitas dan teman-teman yang selalu mendukung untuk buku-buku dan alat tulis. Untuk donatur keuangan kami belum punya tetapi untuk buku-buku kami dapat dukungan dari beberapa teman-teman yang support, kami percaya sekali kedepannya orang-orang yang akan melihat pergerakan kami dan akan terbuka hati untuk mendukung kegiatan atau program kerja kami,” tutupnya.(Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + = 8