Jemaat GKI Getsemani Kotaraja gelar aksi bersih peringati HUT ke-65

Papuaunik, – Jemaat GKI Getsemani Kotaraja menggelar aksi bersihkan sampah di Pantai Holtekamp, Kota Jayapura, Sabtu (30/10) dalam rangka memperingati HUT-65 GKI di Tanah Papua,

Aksi yang digelar Urusan KPKC (Keadilan, Peramaian dan Keutuhan Ciptaan) bersama Panitia HHBG (Hari Hari Besar Gerejawi) didukung Dinas Lingkungan dan Kebersihan Kota Jayapura dan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua.

Panitia memilih Pantai Holtekam karena menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Jayapura yang banyak dikunjungi warga.

Sebanyak 30 kantong sampah plastik dikumpulkan dalam aksi yang dimulai pukul 07.00 WIT-10.00 WIT oleh sekitar 70 warga jemaat dari semua unsur PAR, PAM, PW, PKB yang tersebar di lima WYK.

Menurut Koordinator Urusan KPKC Majelis Jemaat GKI Getsemani Kotaraja, Henderina J Keiluhu kebersihan lingkungan merupakan salah satu program kerja KPKC GKI Klasis Port Numbay yang diadopsi urusan KPKC Jemaat Getsemani Kotaraja.

‘’Program membersihkan lingkungan merupakan program KPKC Klasis Port Numbay, kami Urusan KPKC di Jemaat GKI Getsemani Kotaraja mengadopsi program ini. Sebenarnya banyak kegiatan tetapi kami memilih membersihkan Pantai Holtekam karena pantai ini banyak dimanfaatkan masyarakat, jika kotor tentu tidak mengenakkan bagi pengguna pantai,’’ jelasnya.

Henny mengatakan, kebersihan lingkungan termasuk pantai merupakan tanggungjawab semua warga Kota Jayapura sehingga diharapkan kesadaran semua warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dengan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

‘’Jika diri kita sendiri dan di rumah sudah terbiasa bersih dan menyadari untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, maka itu bisa dilakukan di luar rumah, sehingga semua orang bisa memiliki kesadaran diri menjaga kebersihan lingkungan,’’ ujarnya.

Henny berterima kasih atas dukungan Dinas Lingkungan dan Kebersihan Kota Jayapura serta Dinas Lingkungan dan Kehutanan Provinsi Papua untuk kegiatan ini melalui bantuan peralatan dan dana.

‘’Puji Tuhan mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan dan Kebersihan kota Jayapura dan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua berupa bantuan kantong sampah, peralatan serta dana untuk membiayai kegiatan,’’ katanya.

Sampah-sampah yang dikumpulkan kemudian dipilah, botol plastic dibawa ke tempat daur ulang sampah di Entrop belakang Kantor Wali Kota Jayapura, sampah lain seperti daun-daun kering potongan-potongan kayu dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Nafri oleh truk sampah yang disiapkan Dinas Lingkungan dan Kebersihan Kota Jayapura.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

99 − 91 =