Ini tanggapan Wabup Yahukimo terkait beasiswa dan bantuan studi

Papuaunik, – Ini tanggapan Wakil Bupati (Wabup) Yahukimo Esau Miram terkait beasiswa dan bantuan studi bagi pelajar dan mahasiswa daerah itu di 27 kota studi se-Indonesia.

“Pak, bantuan studi itu bukan hak karena tidak mengatur dalam suatu aturan yang mewajibkan namun pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa merupakan kebajikan Pemda untuk meningkatkan SDM di daerah tersebut,” katanya menjawab pertanyaan redaksi Papuaunik.com lewat pesan media sosial dari Jayapura, Jumat (22/10).

Mantan wartawan harian Cenderawasih Pos (Cepos) itu menjelaskan terkait situasi di pemerintahan yang sedang berjalan dan baru selesaikan pesta demokrasi beberapa waktu lalu, dimana dana beasiswa dianggarkan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Sedangkan bantuan beasiswa tahun ini tidak bisa terealisasi karena dalam pemerintahan transisi, anggaran di bahas dan ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya, dan anggaran bantuan pendidikan itu tidak dianggarkan,” katanya.

Namun, Esau mengaku bahwa hal itu bukan tidak menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo karena pembangunan sumber daya manusia (SDM) sangat penting. “Nanti tahun depan baru bisa kami pikirkan. Terima kasih,” pungkas Wabup Yahukimo Esau Miram.

Seperti berita sebelumnya, Mahasiswa Kabupaten Yahukimo yang sedang studi di 27 kota dan kabupaten se-Indonesia mendambakan haknya kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Dinas Pendidikan agar segera merealisasikan dana bantuan studi.

Demikian hal ini mengemuka dalam pertemuan virtual zoom meeting pada Rabu (21/10) yang diikuti oleh seluruh pimpinan atau koordinator mahasiswa Yahukimo se-nusantara.

Para mahasiswa ini sedang menuntut ilmu di 27 daerah se-Indonesia tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Yahukimo (HPMY) mulai dari Papua, Jawa, Bali hingga Sumatera dengan jumlah 200 orang.

Dalam pertemuan itu, Antalo Etis sebagai mantan Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo di kota studi Yogyakarta menyampaikan beberapa keluhan di antaranya pertama adalah meminta pemerintah daerah dalam hal ini melaluhi Dinas Pendidikan Yahukimo segera realisasikan bantuan studi atau beasiswa.

Kedua, perlunya perhatian yang intens kepada pelajar dan mahasiswa yang sedang menimba ilmu sehingga tidak ada yang terlantar seperti cuti kuliah, tunda wisuda dan tidak melakukan pendaftarkan ulang.

“Kami sangat berharap agar bantuan dana untuk mahasiswa pada 2021 ini harus segera dialokasikannya sesuai dengan data yang ada secara tepat dan cepat, karena saya melihat bahwa sedikit lagi akan masuk ke tahun ajaran 2022, berarti itu adalah anggaran dana di tahun 2022, yaitu anggaran dana Pendidikan yang baru. Sedangkan tahun 2021 punya belum salurkan ke setiap kota studi,” pinta Antalo.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

49 − = 39