Kampung Kayu Pulau menuju Kampung Digital

Papuaunik, – Kampung Tahima Soroma Kayu Pulau menuju ke kampung digital setelah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Papua Jeri Agus Judianto, S.Kom, melauncing “Penyerahan Free Internet untuk Publik di Kampung Kayu Pulau dan Pencanangan Road Show Literasi Digital di Kota Jayapura, Papua, Selasa (19/10).

“Yang pertama dilakukan adalah menyiapkan infrastruktur telekomunikasi , Saya dengan Kabit TIK Propinsi Papua sebagai penaggung jawab dengan kegiatan ini kita berharap masyarakat disini bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurutnya pemanfaatan free internet untuk publik ini, yaitu mendukung internet bagi masyarakat dan bagi anak sekolah, sekaligus meringankan beban mereka. Berikutnya diharapkan internet bukan sebagai sarana hiburan tetapi sebagai peningkatan ekonomi masyarakat.

“Teman-teman dari Relawan-TIK Papua juga akan mendampingi dan nantinya kita akan support, masyarakat dapat memakai wifi, dan Kami akan melakukan filtering terhdap situs-situs sifatnya kita anggap rawan,” kata Jeri.

Suasana peluncuran free internet di Kampung Tahima Soroma Kayu Pulau, Kota Jayapura, Papua (Foto: Putri)

Sementara itu, sebagai pejabat sementara De’Tresya CH. C. Ramandey menjelaskan soal persiapan pemilihan kepala kampung guna mendukung kecakapan administrasi dan roda pemerintahan di kampung tersebut.

“Untuk mempersiapkan pemilihan kepala kampung dibulan April serentak tahun 2022. Pencanagan free wifi gratis dari Dinas Komunikasi dan Informatika propinsi ini diharapakan masyarakat kampung dapat menggunakan internet dengan bijak,” ungkap Tresya.

Sedangkan, Ketua Relawan TIK Papua Aldo F. Mooy yang juga hadir untuk mendukung dan melakukan pendampingan literasi digital dengan harapan akan adanya agen-agen perubahan informatika di Kampung Kayu Pulau dan menjadikan kampung digital.

“Pendampingan yang dilakukan oleh Kami yaitu mengenalkan dan mengedukasi masyarakat baik pemuda, ibu rumah tangga dan juga aparatur kampung. Mengacu empat pilar literasi digital yaitu digital etic, culture, safety, dan skill. Dan pendampingan ini akan menjadi program kolaborasi antara Relawan TIK Papua dan Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Papua”, katanya.(Putri/Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 1 =