Istilah Distrik di Bumi Cendrawasih

Papuaunik, – Bagi traveler yang baru pertama kali berkunjung ke Papua, akan mengenal istilah pemerintahan distrik. Distrik adalah sebutan untuk kecamatan di Papua atau Bumi Cendrawasih, distrik dipimpin oleh kepala distrik atau setingkat camat.

“Di Papua tidak dikenal istilah desa, pemerintahan di bawah distrik yaitu kampung untuk di kabupaten atau kelurahan untuk di perkotaan,” kata Hari Suroto, salah satu arkeolog senior di Papua.

Sementara untuk kepala kampung, kata Hari, dipilih oleh warga sedangkan kepala kelurahan adalah ASN yang ditunjuk oleh walikota atau bupati.

“Sebagai contoh, Kota Jayapura walaupun disebut kota tetapi juga memiliki kampung-kampung di pinggir kota atau di wilayah perbatasan dengan Papua Nugini atau PNG,” katanya mencontohkan.

Sedangkan Kabupaten Jayapura juga memiliki kelurahan tetapi hanya sebatas di Distrik Sentani yang merupakan pusat kabupaten. Sementara di belasan distrik lainnya lebih didominasi oleh kampung.

“Istilah distrik atau district merupakan peninggalan Belanda yang pernah berkuasa di Papua hingga 1962,” kata Hari di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10).

Pada masa Belanda, pemerintahan diatas district adalah onderafdeeling yang dikepalai oleh seorang controleur. Controleur akan bertanggungjawab kepada assistent resident selaku kepala afdeeling.

“Pada masa Belanda, Papua disebut Nederlandsch Nieuw Guinea yang dikepalai oleh seorang gubernur,” ungkapnya.

Lanjut alumnus Universitas Udayana Bali itu, pada masa Belanda, ada gubernur yang agak berbeda dengan yang lainnya, J van Baal yang menjadi gubernur pada 1 April 1953 hingga 1 Mei 1958. Dia adalah seorang antropolog yang mendirikan Kantoor voor Bevolkingszaken di Hollandia sebutan Kota Jayapura saat itu.

“Melalui kantor ini, J van Baal menugaskan para ilmuwan Belanda dari segala bidang untuk melakukan penelitian tentang Papua untuk digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah Belanda di Papua,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 1 =