Polres Yahukimo tangkap puluhan pelaku kekerasan dan otak provokator

Papuaunik, – Kapolres Yahukimo AKBP Deni Hendriana mengungkapkan pihaknya telah berhasil melakukan upaya penegakan hukum dengan menangkap 24 orang pelaku kekerasan termasuk otak dari aktor tersebut di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Sabtu (09/10) pagi.

“Polres Yahukimo telah melaksanakan upaya penegakan hukum berupa penangkapan terhadap pelaku penyerangan, pengrusakan, pembunuhan dan pembakaran terhadap aset-aset gereja GIDI,” katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/10) pagi.

“Adapun yang sudah kami amankan berjumlah 24 orang termasuk tokoh atau provokator atau yang memimpin semua gerakan ini kita tangkap tadi pada Sabtu (09/10) pagi, dan kita akan lanjutkan dengan proses hukum yang berlaku,” sambungnya.

Usai penangkapan, ungkap mantan Kapolres Mamberamo Tengah sampaikan bahwa pihaknya telah bertemu, berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak di Kabupaten Yahukimo guna memediasi persoalan yang ada agar tidak berlarut-larut atau meluas.

“Adapun pasca penangkapan sampai hari ini (Sabtu 09/10) dalam keadaaan aman dan kondusif, tokoh-tokoh dari kedua suku sudah kami kumpulkan dan mediasi, sudah bekerjasama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan juga didukung oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Mediasi yang dilakukan, lanjut Kapolres Yahukimo, adalah membuat suatu komitmen agar tidak ada lagi persoalan kedepannya, seperti aksi balasan atau lainnya.

“Dari kedua belah pihak sudah sepakat tidak akan melakukan lagi upaya-upaya pembalasan dan upaya-upaya pembalasan lainnya. Dari pihak korban telah membuat komitmen untuk pengampunan dosa kepada para pelaku yang ada. Dan pihak pelaku, salah satu komitmen melakukan pengakuan dosa, itu komitmen antara kedua suku yang ada,” jelasnya.

Terkait hal ini, Kapolres katakan bahwa pihaknya mendukung upaya-upaya yang dilakukan untuk membuat situasi yang kondusif, sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan tentram serta mengimbau kepada masyarakat luas di Yahukimo untuk tidak cepat terprovokasi dengan suatu persoalan tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan guna memediasi, mencari solusi ataupun penegakan hukum.

“Kami selaku Forkompimda, dalam hal ini Polres Yahukimo mendukung secara penuh upaya-upaya tokoh-tokoh yang ada, supaya kedepannya sitkamtibmas Yahukimo dalam keadaan aman dan kondusif, pembangunan berjalan dengan aman dan lancar. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas penuh ketenangan supaya semua berjalan lancar,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 4 =