Balar Papua gelar rumah peradaban Khalkote 2021

Papuaunik, – Rumah Peradaban merupakan program terobosan yang ditempuh oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional berserta Balai Arkeologi (Balar) di Indonesia sebagai upaya untuk memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi.

Bentuknya tidak fisik tetapi lebih diarahkan pada berbagai media informasi agar masyarakat dapat memahami peradaban leluhurnya dengan baik sehingga pada gilirannya dapat mendorong peningkatan pembangunan karakter sebagai bangsa yang berbudaya adi luhung.

Esensi dan semangat program Rumah Peradaban yang meliputi mengungkap, memaknai, dan mencintai beriringan dengan semangat Pemerintah dalam mendorong revolusi mental bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik dalam menghadapi perubahan-perubahan global pada banyak segi kehidupan.

Kepala Balai Arkeologi Papua, Gusti Made Sudarmika mengatakan bertepatan dengan agenda besar di Papua yaitu penyelenggaraan PON XX, maka Balai Arkeologi (Balar) Papua menyinergikan kegiatan Rumah Peradaban ini untuk turut menyemarakkan PON XX.

Sementara, Adi Dian Setiawan, ketua panitia Rumah Peradaban mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan hasil-hasil penelitian Balai Arkeologi Papua khususnya di sekitar kawasan Danau Sentani.

“Untuk menanamkan rasa mencintai, memiliki serta menjaga sejarah dan budaya Papua khususnya pada Benda Cagar Budaya. Turut menyemarakkan agenda kegiatan PON XX di Papua dengan mengangkat tema spirit dan sportivitas pada setiap perlombaan,” katanya.

Tema Rumah Peradaban yaitu Mengungkap, Memaknai, Mencintai Sejarah Budaya Papua dengan Spirit dan Sportifitas PON XX. Dengan bentuk kegiatan meliputi sosialisasi materi Rumah Peradaban dengan judul Situs-Situs Sekitar Danau Sentani yang disampaikan oleh oleh Hari Suroto.

Lomba Lukis Media Kulit Kayu tingkat SMP. Lomba Lukis Media Gerabah tinggkat SMP dan Lomba Lukis Mural tingkat SMA.

Kegiatan ini filaksanakan dari 4 – 6 Oktober 2021, bertempat di Khalkote, Kampung Asei, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Hari pertama, 4 Oktober 2021, berupa Lomba Lukis Media Kulit Kayu untuk SMP, dengan jumlah peserta, 5 sekolah dengan total 36 siswa.

Hari kedua, 5 Oktober 2021, Lomba Lukis Media Gerabah untuk SMP, berjumlah 5 sekolah dengan total 36 siswa.

Hari ketiga, 6 Oktober 2021, Lomba Lukis Mural Media Tripleks 2 x 1 m untuk SMA, berjumlah 5 sekolah dengan total 36 siswa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 1