Seribu warga masih mengungsi di Mapolres Yahukimo

Papuaunik, – Sebanyak 1.000 warga dinyatakan masih mencari perlindungan sehingga mengungsi di Markas Polres Yahukimo, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (04/10).

Pengungsian itu terjadi setelah terjadi penyerangan oleh Suku Kimyal terhadap Suku Yali pada Minggu (03/10) di Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Dalam kejadian tersebut yang sebelumnya satu masyarakat dinyatakan meninggal dunia, saat ini korban yang meninggal dunia dinyatakan telah menjadi enam orang dan masih di semayamkan di RS Yahukimo, dimana satu di antaranya adalah pelaku.

“Dan untuk korban luka-luka sebanyak 41 orang yang sementara masih mendapat penanganan medis di RS Yahukimo. Sementara itu untuk masyarakat yang mengamankan diri di Polres Yahukimo di perkirakan kurang lebih 1.000 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Senin (04/10).

Untuk diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 12.45 WIT, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok masyarakat dari Suku Kimyal.

Dimana massa Suku Kimyal yang dipimpin Kepala Suku Umum Kimyal Morome Keya Busup, dengan menggunakan dua unit mobil minibus membawa alat tajam berupa busur panah dan parang mendatangi masyarakat suku yali dan melakukan penyerangan.

“Saat ini korban yang mengalami luka-luka mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Yahukimo, dan untuk identitas korban masih dalam pendataan personel di lapangan,” katanya.

Sementara itu, untuk seribuan masyarakat saat ini masih mengamankan diri di Polres Yahukimo. Dan anggota TNI- Polri melaksanakan patroli baik di tengah kota maupun pinggiran kota Dekai, agar situasi kembali kondusif.

Terkait langkah-langkah Kepolisian, Kamal menjelaskan bahwa personel mendatangi TKP, mengamankan TKP, melakukan evakuasi terhadap masyarakat dari Suku Yali yang menjadi korban aksi penyerangan ke RSUD Yahukimo.

“Dan melakukan pendekatan terhadap para tokoh, serta melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus ini telah ditangani oleh Polres Yahukimo,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81 − = 79