Papeda, menu tradisional yang wajib dicicipi oleh atlet dan official PON

Papuaunik, – Papeda merupakan kuliner khas Papua yang wajib dicoba oleh atlet, official dan wisatawan saat pelaksanaan PON XX Papua.

Hari Suroto, arkeolog senior Papua mengatakan papeda terbuat dari tepung sagu. “Sagu (Metroxylon sp.) atau dalam bahasa Sentani, Papua dikenal dengan istilah fi adalah salah satu makanan pokok masyarakat Sentani,” katanya di Jayapura, Minggu (03/10).

Ia menjelaskan kuliner Sentani yang berbahan sagu yaitu papeda (bubur), papeda dingin (fi nuku) yaitu papeda yang didinginkan dan dibungkus daun fotofae (sejenis pisang-pisangan), dan sagu bakar.

Dalam tradisinya, masyarakat Sentani mengenal peralatan tradisional yang gunakan untuk membuat papeda. Papeda diolah dengan cara melarutkan tepung sagu, perasan jeruk nipis dan air pada sebuah wadah periuk tanah liat atau dalam bahasa Sentani disebut helai.

Selanjutnya, larutan ini disiram dengan air panas, kemudian diaduk dengan yanggalu, yaitu alat pengaduk yang terbuat dari kayu. Papeda dimakan dengan menggunakan hiloi, sejenis garpu terbuat dari kayu.

“Kuliner papeda mudah dijumpai di restoran di tepi Danau Sentani. Papeda ini disajikan dengan ikan mujair kuah kuning khas Sentani,” katanya.

Selain di restoran tepi Danau Sentani, kuliner papeda juga dapat dinikmati di Kampung Abar dan Kampung Yoboi. 

Kedua kampung wisata ini berlokasi tidak jauh dari Bandara Sentani.

Kampung Abar selama ini dikenal sebagai kampung wisata di Danau Sentani. Abar dikenal sebagai satu-satunya kampung di Papua yang masyarakatnya masih eksis membuat gerabah. Setiap 30 September Kampung Abar selalu dilaksanakan Festival Makan Papeda dalam Gerabah. 

Yoboi dikenal sebagai kampung Warna Warni dengan rumah panggung yang seolah-olah terapung di atas permukaan Danau Sentani.

Setiap bulan November, di Kampung Yoboi berlangsung Festival Ulat Sagu.

Kampung Yoboi mendapat Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) bersama 49 desa lainnya di seluruh Indonesia. Penyerahan penghargaan ADWI tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno di Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura, Selasa (21/9/2021).(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

97 − = 89