Saat Jenguk Polisi korban tembak KKB, Kabaintelkam ajak berdoa

Papuaunik, – Saat menjenguk anggota Polri yang menjadi korban tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang beberapa waktu lalu, Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw ajak mereka berdoa.

Demikian hal ini dilakukan oleh mantan kepala kepolisian daerah empat kali itu ketika mengunjungi polisi korban tembak KKB Papua di Rumah sakit Bhayangkara, Kota Jayapura Papua, Jumat (01/10).

Salah satu personel yang dijenguk oleh jenderal asli Papua ini adalah seorang Brimob yang dikenal handal dan menguasai medan Papua. Ia kena luka tembak oleh KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang

Paulus berterima kasih atas semua usaha yang dilakukan tim medis RS Bhayangkara untuk pemulihan anggota Polri ini.

“Saya berharap dengan kejadian kemarin, beliau tetap tegar. Puji Tuhan, korban sudah bisa langsung dioperasi dan saya dapat laporan sudah pemulihan penyembuhan. Terima kasih juga kepada tenaga medis atas kerja kerasnya dalam pemulihan ini,” jelasnya.

Paulus menceritakan bahwa KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang harus ditangani dengan serius.
“KKB di Kiwirok memiliki kekuatan dan kemampuan logistik yang cukup baik. Saya pikir harus ada konsepsi yang dibahas bersama dengan satgas Nemangkawi dan badan intelejen yang ada, serta jajaran Polda Papua dan jajaran Kodam Cenderawasih, agar kita bisa bergerak bersama menangani kelompok ini (KKB Kiwirok),” ujarnya.

Paulus berujar Kiwirok di Pegunungan Bintang Papua memiliki spesifikasi dan medan yang sulit. Jalan dari Oksibil, ke ibu kota Pegunungan Bintang ke Kiwirok ditempuh dua hingga empat hari dengan jalan kaki.

“Akses jalan hanya satu dan saat mereka (KKB ) dalam posisi, tim satgas juga bisa bergerak,” Paulus menambahkan. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

56 − = 54