Komjen Pol Paulus Waterpauw nyatakan siap jembatani persoalan hak ulayat

Papuaunik, – Kepala Badan Intelejen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw menyatakan siap menjembatani persoalan hak ulayat milik ondofolo atau tokoh adat di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Demikian penyampaian ini dikatakan oleh mantan Kapolda Papua dan Sumatera Utara itu dihadapan para ondofolo atau pemilik ulayat usai makan malam bersama di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (30/09) malam.

“Saya akan menjadi jembatan, mediator juga koneksi untuk melaporkan semua hal itu ke pimpinan untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya berjanji.

Suami dari Roma Megawanti Pasaribu itu mengaku telah menerangkan dengan jelas kepada para ondofolo atau pemilik hak ulayat soal pelaksanaan PON di Papua.

“Saya bertemu dengan mereka dan menjelaskan tentang bagaimana sesunguhnya arah kebijakan negara dan pemerintah. Saya ditugaskan oleh pimpinan Bapak Kapolri, kami dan tim dibantu jajaran dari Polda, sudah dapat kesepakatan bahwa beliau-beliu mengerti bahwa marwah negara untuk penyelengaran PON ini,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi yang sangat besar atas pemahaman dari para tokoh adat itu terkait PON XX. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dari para ondo, kepala suku, pimpinan marga yang ada di Asesi Besar aupun Asei Kecil, sehingga mereka boleh mendukung penyelengaraan PON, maupun Peparnas nanti,” katanya.

Harapannya, lanjut jenderal bintang tiga Polri itu, para kepala suku dan ondo paling tidak telah berjanji untuk mendukung atau menyukseskan even empat tahuna yang akan digelar itu.

“Saya harap janji atau komitmen yang sudah disampaikan itu bisa diwujudnyatakan segara baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten, saya akan menjadi jembatan, mediator juga koneksi untuk melaporkan semua hal ke pimpinan untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya menegaskan kembali.

“Saya pikir sukses kita, artinya sukses semua, sukses penyelengara, sukses prestasi tapi masyarakat juga mendukung semua program luar biasa ini,” tambahnya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

66 − 62 =