1 Oktober Kirab Api PON di Kabupaten Jayapura

Papuaunik, – Kirab Api PON Papua akan digelar di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada 1 Oktober 2021 setelah berkeliling ke sejumlah daerah di Bumi Cenderawasih.

Demikian hal ini disampaikan oleh Koordinator bidang upacara sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Eqberth Clemens Kopeuw saat ditemui awak media di Sentani, Kamis (30/09).

“Pada satu Oktober jam delapan pagi api PON akan tiba di kabupaten Jayapura, setelah tiba, nantinya akan diarahkan langsung ke kota Jayapura, dan di kota kirab api PON akan berlangsung dari jam delapan pagi hingga sampai jam tiga sore,” katanya.

Lanjutnya, setelah berlangsung di kota jayapura. Nantinya pada jam tiga sore akan diarahkan lagi ke kabupaten jayapura, yang mana nantinya akan diterima langsung oleh Bupati Jayapura, yang juga Ketua umum sub PB PON klaster kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw di batas kota, lebih tepatnya di lapangan Telaga Maya.

“Kami pemerintah kabupaten jayapura akan menerima api PON di batas kota, setelah kami menerima nanti ada acara seremonial sedikit di batas kota, kemudian setelah itu baru kami pawai keliling kota Sentani. Kemudian jam setengah enam sore baru api PON itu akan disemayamkan di kantor bupati Jayapura,” ujarnya.

Katanya, pada esok harinya. Yakni pada 2 Oktober 2021 pagi, kirab api PON akan dibawa keliling danau Sentani, yang mana akan dimulai dari pantai Toware, tetapi sebelumnya di pantai Toware ada sedikit acara seremonial, kemudian nanti dilepas langsung oleh Ketua Umum Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw kepada dua atlet asal kabupaten Jayapura.

“Di pantai Toware, bapa Bupati akan menyerahkan api PON kepda dua atlet, yakni ibu Kartika monim mewakili Cabor Voli indor, dan Eri Sokoy mewakili Cabor dayung. Kemudian setelah menerima, dua atlet ini bersama artis Raffi Ahmad, dan bapa Bupati berserta dua ratus empat puluh perta akan membawa api PON melewati danau Sentani,” paparnya.

Ia menjelaskan, di danau Sentani ada empat titik yang akan disinggahi oleh para pembawa api PON, yakni yang pertama di kampung Homfolo, kemudian kampung Kensiho dan Putali, kemudian yang ketiga di kampung Ifar besar tepatnya di jembatan kuning, lalu yang keempat itu di pantai Khalkote.

“Setelah tiba di Khalkote, kami akan diterima dengan tari-tarian adat, kemudian bersama mantan atlit sebanyak seratus orang kami akan iring-iringan menuju ke stadion utama Lukas Enembe. Setibanya disana, kami akan menyerahkan api PON kepada panitia opening seremoni dan closing PON XX tahun 2021, kemudian setelah itu baru dilakukan upacara pembukaan PON Papua di bumi Khenambay-Umbay,” jelasnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1