Program ini, pemerintah hadirkan serangkaian webinar dan lokakarta yang melibatkan pakar dan selebriti

Papuaunik, – Untuk mewujudkan pemerataan transformasi digital di seluruh provinsi di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menggelar rangkaian webinar dan lokakarya di Jakarta, Sorong, dan Makassar. 

Program-program yang melibatkan berbagai ahli dan selebriti Indonesia, seperti Raditya Dika, Nicholas Saputra, dan Dr. Muhammad Zain ini berlangsung sepanjang bulan September 2021.

Program literasi digital ini menjadi agenda utama pemerintah tahun ini. Bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, ratusan webinar dan lokakarya digelar setiap minggunya melalui https://event.literasidigital.id/.

Dengan penetrasi internet mencapai 70 persen di Indonesia, Indonesia masih mengalami ketimpangan literasi digital secara global. Menurut Economist Intelligence Unit, Indonesia menempati peringkat ke-77 dari 120 negara dalam literasi digital. Data ini merujuk pada kesiapan teknologi dan internet, termasuk keterampilan digital dan etika penggunaan internet, dimana kesenjangan digital ini paling jelas terlihat di kawasan pedesaan.

“Dengan ketimpangan yang terjadi, penting bagi seluruh masyarakat untuk memiliki keterampilan digital, sehingga mereka dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di internet secara maksimal. Pemahaman digital yang maksimal juga akan memberikan banyak peluang baru untuk pertumbuhan yang lebih baik dan merata di seluruh negeri, baik bagi UMKM, profesional, maupun pelajar,” ujar Anita Wahid, Wakil Ketua Umum Siberkreasi.

Keterampilan digital untuk maksimalkan potensi UMKM di Sorong

Salah satu program yang menjadi sorotan Siberkreasi ialah rangkaian “Pekan Literasi Digital” yang akan digelar di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan kali ini digelar di Kota Sorong, Papua Barat, yang menyoroti acara pelatihan dan diskusi secara langsung dan daring mengenai teknik memanfaatkan platform digital untuk pelaku UMKM di Papua Barat. Acara yang digelar pada 23 September 2021 ini menghadirkan sederat ahli dan selebriti, di antaranya Nicholas Saputra, Iwan Setiawan, dan Donny B.U selaku Tenaga Ahli Menkominfo.

Dihadiri oleh 600 peserta secara daring dan luring, acara pertama rangkaian “Pekan Literasi Digital” ini mengajak masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Sorong, untuk dapat menguasai teknik pembuatan konten yang berdampak, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan bisnis mereka.  

Pentingnya transformasi digital di kalangan pemuda dan sekolah

Edukasi mengenai keterampilan pembuatan konten dan video pendek yang berdampak juga menjadi fokus GNLD Siberkreasi bulan ini, lewat acara “Kelas Konten Video” yang digelar secara daring di Jakarta mulai 18 hingga 26 September 2021. Dengan pembekalan teknis dan kreatif dalam membuat video panjang dan pendek, acara ini mengajak generasi muda untuk mahir dan konsisten menyebarkan kebaikan lewat konten-konten yang bermanfaat. Di akhir sesi, para peserta juga mendapat pembekalan bagaimana sukses membangun karier sebagai video kreator lewat video-video yang berdampak. 

Agar seluruh masyarakat mendapat pemerataan edukasi dalam memproduksi konten digital yang berdampak, GNLD Siberkreasi juga mencanangkan pelatihan ke berbagai institusi pendidikan, termasuk sekolah-sekolah dan madrasah di Makassar, Sulawesi Selatan. Bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, di bulan September, GNLD Siberkreasi menggelar program “Madrasah Makin Cakap Digital”, yang menargetkan 1,000 peserta dan tenaga pengajar di seluruh kota.

Program “Madrasah Makin Cakap Digital” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman digital di antara tenaga pengajar, sehingga terwujud suasana belajar daring yang efektif dan komprehensif, baik di sekolah maupun di rumah. Untuk program ini, Kemenkominfo juga menghadirkan berbagai aplikasi dan fitur gratis yang dapat diakses oleh guru, orang tua, dan siswa di rumah. 

Tentang Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo), melalui Ditjen Aptika, memiliki fungsi utama menyebarluaskan dan mengembangkan infrastruktur digital nasional untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Kemenkominfo bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi sebagai mitra untuk memberikan edukasi dalam literasi digital kepada masyarakat melalui berbagai bentuk media. Gerakan ini difokuskan pada pemanfaatan literasi digital sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bangsa dan memajukan bangsa Indonesia.

Untuk mengetahui kegiatan literasi digital lainnya dapat dilihat di info.literasidigital.id dan sosial media @siberkreasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 2 =