PT. Pangan Sari Utama Fokus Klaster Kabupaten Jayapura Dan Mimika

Papuaunik, – Ketersediaan makanan bagi para atlet dan official jelang pembukaan PON Papua itu Pangan Sari hanya fokus di dua klaster saja, yakni Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika.

Demikian hal itu diungkapkan langsung oleh Projeck Directur PT. Pangan Sari Utama, Erwin Sudarmin ketika dikonfirmasi wartawan terkait adanya informasi yang belakangan ini beredar di media sosial, yang mana informasi tersebut menyinggung pihaknya tentang makan yang telat diantar, dan makanan basi yang diberikan atlet.

Erwin menjelaskan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan dua Cluster tersebut, yang mana sebelumnya dua Cluster ini telah memastikan kelengkapan yang ada pada pihaknya, dan dua Cluster tersebut telah memastikan bahwa perlengkapannya dibagikan komisi cukup baik. Sehingga dilakukanlah kerja sama.

“Kita kan suda diteliti dengan baik oleh dua Cluster ini, lalu kita lakukan kerja sama. Sehingga tentunya kami tidak mungkin lakukan hal-hal yang lagi viral di medsos ini, untuk itu kami berharap kejadian ini jangan menyinggung kami kalau terjadi bukan di dua Cluster ini. Karena untuk saat ini prosesnya berjalan dengan baik,” ucap Projek Direktur PT. Pangan Sari Utama, Erwin Sudarmin di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (27/09).

Katanya, kalau hal seperti ini terjadi di dua Cluster ini, tentunya pihaknya akan ditegur. Tetapi sejauh ini aman-aman saja, dan prosesnya pun berjalan dengan baik. Oleh karena itu dirinya meminta jagan membangun isu-isu yang tidak jelas sumbernya, karena dampaknya akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Saat ini kerja sama kami dengan dua Cluster ini berjalan baik. Oleh karena itu saya harap jangan menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya, karena tentunya akan menimbulkan kecemburuan sosial terhadap sesama kita, tetapi juga tentu dampaknya akan merusak hubungan kerja sama kita dengan dua cluster yang saat ini berjalan baik,” paparnya.

Dirinya meminta, kalau ada hal tersebut yang terjadi di salah satu cluster, maka dirinya menyarankan untuk langsung saja konfirmasi kepada panitia PON setempat, tanpa harus berkoar-koar di medsos. Agar hal tersebut bisa menjadi bahan evaluasi bagi cluster setempat supaya tidak terulang, bukan jadi perbincangan hangat yang buruk.

Sementara itu, Wakil Ketua ll Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura, Pdt Albert Yoku mengatakan, sejauh ini kerjasama yang dibangun pihaknya dengan PT. Pangan Sari Utama berjalan baik tanpa ada halangan apapun. Untuk itu Yoku meminta kepada para pengguna media sosial untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar, atau menyinggung salah pihak-pihak, tanpa mengetahui kejelasannya atau sumber informasinya yang akurat.

“Hubungan kerja sama antara kami dengan PT. Pangan Sari Utama berjalan dengan baik. Jadi saya harap, kalau informasi seperti itu dicek baik sumbernya tanpa harus menyingung pihak tertentu, karena dampaknya akan merusak nama baik PB PON,” ujarnya.

Lanjutnya, kalau hal seperti ini terjadi di luar Cluster Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika, maka jangan menyinggung PT. Pangan Sari Utama, melainkan konfirmasilah kepada Cluster tersebut, agar cluster itu bisa menegur pihak yang bertanggung jawab terhadap bidang Konsumsi, agar hal itu menjadi bahan evaluasi bagi mereka.

“Kalau hal ini terjadi di Kabupaten Jayapura dan Mimika maka konfirmasilah ke kami selaku panitia PON setempat. Agar kami bisa menegur bidang yang menangani konsumsi itu, dalam hal ini PT. Pangan Sari Utama yang suda kami buat kerja sama,” ujarnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 − = 20