Jalan masuk Sekretariat Sub PB PON Kabupaten Jayapura diblokade relawan

Papuaunik, – Jalan masuk Sekretariat Sub PB PON klaster Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (25/09) pagi diblokade oleh sejumlah relawan dikarenakan belum adanya kepastian terkait nasib mereka.

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, melalui Kapolsek Sentani Kota, Ruben Palayukan kepada wartawan mengatakan, aksi ini dilakukan oleh para relawan di jalan masuk Sekretariat Sub PB PON, yang mana bertepatan di depan Kantor Bidang SDM Sub PB PON klaster Kabupaten Jayapura, yang mana aksi ini terjadi karena mereka belum menemukan namanya sebagai relawan.

“Jadi, aksi ini sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap hal tersebut, yakni mereka belum menemukan nama mereka sebagai relawan,” ucap Kapolsek Sentani Kota, Ruben Palayukan ketika dikonfirmasi wartawan melalui via seluler di Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/09).

Katanya, yang jelas para relawan ini hanya melampiaskan kekecewaannya terhadap Sub PB Cluster Kabupaten Jayapura, karena menurut mereka belum ada kepastian yang jelas terhadap mereka yang dinyatakan lulus tahapan seleksi relawan PON.

Lanjutnya, pada saat itu pihaknya langsung ke TKP untuk mengamankan situasi, dan saat itu juga langsung dilakukan mediasi yang dipimpin oleh Ted Mokay selaku koordinator Bidang SDM.

“Dalam mediasi yang dipimpin Bapa Ted Mokay itu, Ted menjelaskan kapada para relawan bahwa hal ini bermuara di PB PON yang mana Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura hanya menindaklanjuti arahan dari PB PON. Sehingga apa yang terjadi hari ini merupakan bagian dari itu, yang mana saat ini masih menunggu petunjuk PB PON terkait kejelasan nasib para relawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi itu tidak berlangsung lama karena pihaknya langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan. Karena menurutnya akses jalan yang dipalang tersebut merupakan jalan masuk menuju tempat registrasi para atlet dan official dari berbagai Cabor dan daerah, tetapi juga merupakan jalan masuk Sekertariat Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura. Sehingga perlu ada pengamanan yang baik.

“Tentunya kami maupun seluruh masyarakat Papua berharap proses penggelaran PON ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, tanpa ada halangan. Oleh sebab itu ketika kami mendengar adanya aksi ini, kami langsung cepat menuju TKP untuk melakukan pengamanan, agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu jalannya penggelaran PON ini,” paparnya.

Lanjutnya, sekedar diketahui bahwa, proses tersebut berlangsung dengan baik hingga sampai selesai, dan kemudian para relawan tersebut pulang ke rumahnya masing-masing.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1