Mantan atlet Papua kawal Api PON

Papuaunik, – Ketua Harian Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yunus Wonda mengatakan, kirab Api PON yang tiba di Jayapura akan di kawal oleh seluruh mantan atlet dari berbagai cabang olahraga yang pernah mengharumkan nama daerah serta nama Bangsa Indonesia.

Lajut Yunus, rute Kirab Api PON akan dimulai pada 26 September dari Kota Sorong yang di arak mengelilingi Kota Sorong, 27 September menuju Kabupaten Biak, dan akan ada prosesi penyerahan Api PON dari Pemerintah Daerah Papua Barat kepada Pemerintah Papua.

” Sebagai ketua harian, saya akan ada disana untuk menerima obor api pon dari pemerintah daerah papua barat kepada pemerintah daerah papua, ” ujar Wonda saat dihubungi di Sentani, Kamis (23/09).

Dikatakan, dari Kabupaten Biak, 28 September Kirab Api PON menuju Timika dan bermalam disana, 29 September menuju Kabupaten Jayawijaya di Wamena, dan 30 September obor Api PON akan bermalam di ujung Timur Indonesia yakni Kabupaten Merauke.

” Setiap daerah akan disemayamkan satu malam, dan berpindah ke daerah berikutnya, ” kata Wonda.

Pada 1 Oktober, kata Yunus Wonda yang juga sebagai legislator Papua ini, Obor Api PON tiba di Bandar Udara Sentani dan langsung di bawa ke Kantor Gubernur Kota Jayapura untuk selanjutnya diserahkan oleh Wali Kota Jayapura kepada Gubernur Papua dan selanjutnya di arak mengelilingi Kota Jayapura dan akan bermalam di Gedung Negara.

“Pada 2 oktober, penyerahan obor api pon oleh gebernur papua kepada walikota jayapura yang selanjutnya di bawah ke kabupaten jayapura oleh walikota dan diserahkan kepada bupati jayapura, ” ungkapnya.

Setelah di Kabupaten Jayapura, lanjut Wonda, Obor Api PON akan diarak menyusuri Danau Sentani dari arah barat Pantai Toware menuju Timur di Pantai Wisata Kalkote. Sepanjang menyusuri Danau Sentani, seluruh warga masyarakat yang ada di pesisir Danau Sentani akan mengantar Obor Api PON dengan tradisi dan budaya setempat yaitu tarian isolo atau tarian diatas perahu.

” Tiba di kalkote, ada 200 penari tradisional dari kampung keleblouw akan menjemput bersama seluruh mantan atlit daerah dan nasional dari papua dan papua barat secara bersama menuju stadion utama lukas enembe dan sebagai ketua harian saya akan menerimanya di stadion dan selanjutnya disemayamkan hingga pukul 19.00 untuk mengikuti proses grand opening ceremony PON XX,” ujarnya. (Humas PON).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

35 + = 38