Pemkab Jayapura klaim sudah tangani sopir bus PON yang terpapar malaria

Papuaunik, – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengungkapkan ada sekitar dua orang sopir bus PON yang berasal dari luar daerah terpapar penyakit malaria saat tiba di Papua. Namun saat ini mereka sudah berhasil ditangani dengan baik oleh tim medis, dengan melakukan perawatan di RS Dian Harapan Kota Jayapura.

“Ada sekitar dua orang yang terpapar malaria, itu semuanya berasal dari luar Papua,” ungkap Khairul di Jayapura, Rabu (22/09).

Dia juga dengan tegas membantah informasi yang disebarkan melalui medsos mengenai jumlah sopir yang disebutkan sebanyak 90 orang terpapar penyakit malaria dan kemudian dirawat dirumah sakit.

Jumlah itu tidak benar, yang ada sekitar dua orang saja dan sudah kita tangani, dan sopir bus PON yang terpapar penyakit malaria ini sebenarnya di luar pemantauan dan pengawasan panitia penyelenggara Pon Papua. Hal ini disebabkan karena kedatangan mereka ke Papua, diluar jadwal dan waktu yang sudah ditentukan oleh panitia penyelenggara Pon Papua. Mereka juga tidak melakukan komunikasi dan koordinasi dengan panitia penyelenggara, sehingga ini juga menyebabkan kesulitan bagi panitia untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap mereka yang datang di luar dari jadwal yang sudah ditentukan panitia itu.

“Mereka datang sudah beberapa waktu lalu, dan datang tidak sesuai dengan mekanisme yang sudah kita jadwal kan. Itu diluar pemantauan kita, tapi kita sudah periksa dan tangani kemarin,” ungkapnya.

Karena itu dia mengajak kepada seluruh SDM yang terlibat dalam penyelenggaraan Pon Papua ini supaya tetap menjaga kesehatan. Terutama menjaga pola makan yang baik sehingga kondisi kesehatan tetap prima.

“Kami harapkan kepada kontingen, baik yang atlet maupun SDM pendukung, supaya tetap menjaga kesehatan. Jaga pola makan supaya tidak terpapar penyakit, “pungkasnya. (Humas PON).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 2