Resmi, Sandiaga Uno canangkan Kampung Yoboi sebagai desa wisata terbaik

Papuaunik, – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) , Sandiaga Salahudin Uno resmi mencanangkan Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura Provinsi Papua sebagai desa wisata yang masuk dalam 50 besar terbaik di Indonesia.

Kata Sandiaga Uno, dalam kunjungan kerjanya itu dirinya melihat di kampung Yoboi tidak hanya wisata adat yang ada di kampung tersebut, melainkan ada juga wisata alam dan wisata literasi.

“Kampung Yoboi memang layak untuk masuk dalam daftar Desa wisata terbaik. Karena menurut pantauan saya hari ini, ada tiga hal yang dimiliki kampung Yoboi, yang mana disini ada wisata budaya, wisata literasi, dan wisata alam yang menonjol. Sehingga kampung ini bisa dibilang cukup unik untuk menarik perhatian wisatawan,” ucap Sandiaga Uno, Selasa (21/09) siang.

Menurutnya, dengan adanya tiga ini. Tentunya kampung Yoboi akan menjadi target wisatawan yang berkunjung ke Papua. Oleh karena itu setelah masuk dalam daftar 50 kampung terbaik di Indonesia, pihaknya berencana akan membuat kampung Yoboi menjadi satu-satunya kampung mandiri di Papua.

“Setelah pencanangan hari ini, kita akan tingkatkan desa wisata Yoboi ini menjadi kampung yang mandiri yang mana kami libatkan insitusi pendidikan, dan dunia usaha, masyarakat setempat, maupun teman-teman media yang saat ini menjadi garda terdepan untuk mempublikasikan informasi terkait perkembangan yang terjadi di kampung Yoboi,” paparnya.

Lanjutnya, hal ini perlu dilakukan. Karena dengan adanya kemandirian ini tentunya akan ada lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, yang mana dengan begitu masyarakat setempat bisa mempunyai penghasilan yang pasti.

Sementara itu Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, mendapat kunjungan kehormatan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno yang juga langsung berinteraksi dengan warga setempat selama kurang lebih 3 jam. Itu merupakan hal yang luar biasa.

” Mungkin sandiaga Uno menjadi menteri pertama yang mau berkunjung dan meluangkan waktunya di Kampung Yoboi ini. Sehingga tentunya kami sangat merasa gembira mendapatkan kunjungan berharga ini, untuk itu kami sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapa Sandiaga Uno,” ucap Mathius Awoitauw pada kesempatan itu.

Mathius Awoitauw menuturkan, kehadiran Sandiaga Uno sudah dinantikan warga Kampung Yoboi, yang mana sudah menyiapkan berbagai kegiatan salah satunya bermain voli dengan masyarakat setempat.

Lanjutnya, Ini adalah kampung yang sangat nyaman walaupun ada diatas sungai, dan menjadi satu-satunya kampung terapung dimana air menjadi sumber kehidupan dari beberapa kampung yg ada di sekitar danau Sentani.

“Dengan berbagai keunggulan mulai dari alam, kuliner, sampai dengan budayanya, Kampung Yoboi memang pantas masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Indonesia, yang mana hal ini menjadi pelajaran untuk kampung-kampung lain ungkapnya.

Katanya, pencanangan hari ini menunjukkan bahwa pembangunan harus dimulai dari kampung adat. Untuk itu dirinya mengajak anak sentani yang berada di kota untuk kembali ke kampung masing-masing.

“Hal ini menunjukkan bahwa, anak kampung memberikan pelajaran berharga untuk anak-anak yang di kota. Oleh sebab itu kami serahkan kembali ke kampung adat untuk kita mulai dari kampung ke kota,” ujar Mathius dalam sambutannya.

Pada akhir sambutannya ia menyampaikan kepada Pak Mentri bahwa, kalau di Indonesia ada danau Toba yang menjadi ikon di Indonesia, kenapa di Indonesia timur danau Sentani menjadi aikon juga untuk Indonesia.

Ungkapnya itu langsung dijawab Sandiaga Uno bahwa, “kita canangkan danau sebagai salah satu aikon di Indonesia timur,” ucap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) , Sandiaga Salahudin Uno.

Ditempat yang sama, Kepala Kampung Adat Yoboi, Sefanya Wally mengatakan, pada kujungan Sandiaga Uno itu pihaknya sangat berterima kasih, karena Sandiaga Uno telah menyaksikan langsung kondisi dan keadaan di Kampung Yoboi.

“Ada sebagian besar kekurangan yang kami miliki, yang mana telah di lihat dan didengar langsung oleh bapa Mentri. Sehingga kami harap dalam waktu dekat, keluhan kami suda bisa dijawab oleh pak Sandi,” paparnya.

Selain itu, ia mengaku ada beberapa catatan-catatan penting yang suda pihaknya serahkan kepada pak Sandi. Untuk itu diharapkan catatan ini bisa dijawab juga.

“Kita tahu bahwa kujungan Menteri itu sekali. Oleh sebab itu pada Kungker kali ini ada beberapa catatan penting yang sudah kami berikan untuk bisa dijawab atau diakomodir sesuai kebutuhan kami, yang mana hal ini bertujuan untuk memajukan kampung wisata ini,” paparnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29 + = 36