Bupati Mathius : masyarakat kecil diharapkan terlibat dalam PON

Papuaunik, – Bupati Jayapura yang juga sebagai ketua sub PB Pon Cluster Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, sangat mengharapkan agar keterlibatan masyarakat kecil di tingkat akar rumput di dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan diselenggarakan pada Oktober tahun ini dapat memberikan efek secara ekonomi.

Setidaknya Pekan Olahraga Nasional ini bisa memberikan pendapatan ekonomi dengan memanfaatkan produk atau potensi-potensi lokal yang ada.

“Ada pariwisata, kuliner, souvenir, semua potensi itu mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi, ” ucap Mathius Awoitauw, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/09).

Katanya, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah memfasilitasi sejumlah pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) agar terlibat langsung dalam penyelenggaraan event bergengsi ini. Ini saatnya masyarakat harus mengambil peran,” ungkap Bupati Awoitauw.

Sebelumnya, Dodi Samyana selaku anggota bidang sosial ekonomi menyebut, setidaknya pemerintah telah memfasilitasi lebih dari 100 UMKM yang terlibat langsung didalam venue. Mereka telah diberikan pelatihan khusus dan juga difasilitasi. Pemerintah juga memastikan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat Papua dan juga nusantara untuk mengambil bagian selama penyelenggaraan PON itu.

Pemerintah tentunya sangat berharap keterlibatan masyarakat ini bukan semata-mata menjadi penonton tetapi setidaknya mereka juga bisa melibatkan diri khususnya dalam hal yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi dengan memasarkan potensi potensi sumber daya yang ada, mulai dari kuliner, souvenir dan juga pariwisata yang ada di wilayah kabupaten Jayapura.

“Untuk keterlibatan UMKM ini kami membuka seluas-luasnya. Selain yang terlibat langsung di dalam venue yang sudah kita fasilitasi, kami juga memberikan ruang khusus untuk mama Papua dan juga nusantara di tempat pusat kuliner yang ada di Kalkote, kemudian kami juga menempatkan pelaku UKM di sepanjang jalan termasuk yang ada di luar venue, ” ujar Dodi. (Humas PON).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 2 =