Aparat gabungan temukan suster Gabriela Meilan meninggal di jurang

Papuaunik, – Aparat gabungan TNI-POLRI berhasil menemukan dua tenaga kesehatan (nakes), salah satunya suster Gabriela Meilan yang dalam keadaan meninggal di jurang sekitar Distrik Kiriwok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Rabu (15/09) sekitar pukul 15.30 WIT.

Suster Gabriela ditemukan usai penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah itu yang membakar sejumlah fasilitas publik termasuk puskesmas setempat.

Kronologi kejadian yang diterima redaksi Papuaunik.com menyebutkan bahwa pada pukul 15.20 WIT personil gabungan TNI-Polri menerima informasi bahwa masyarakat telah menemukan dua orang tenaga medis yang hilang saat usai penyerangan oleh KKB di dasar jurang.

Pukul 15.30 WIT, usai mendapat laporan tersebut, personil gabungan TNI-Polri bergerak menuju lokasi tempat terlemparnya kedua korban.

Pukul 16.30 WIT, personil gabungan tiba di lokasi terlemparnya kedua korban dan di temukan korban atas nama Kristina Sampe Tonapa dalam keadaan hidup, sementara untuk korban atas nama Gabriela Meilan dalam keadaan meninggal dunia.

Pukul 16.32 WIT, personil gbungan melakukan evakuasi korban Kristina Sampe Tonapa dari jurang dan selanjutnya korban di bawa ke Pos Pamtas 403/WP guna mendapatkan perawatan medis.

Pukul 19.35 WIT, pada saat akan dilakukan evakuasi terhadap korban Gabriela Meilan cuaca memburuk dan medan yang sangat terjal sehingga tim menunda evakuasi pengangkatan jenazah.

“Direncanakan pada hari Kamis,16 September 2021 akan dilakukan evakuasi pengangkatan jenazah almarhum Gabriela Meilan yang belum sempat di evakuasi,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Rabu (15/09).

Untuk diketahui bahwa dikabarkan hilangnya dua tenaga kesehatan tersebut terjadi pada Senin, 13 September 2021 usai penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Mushtofa Kamal SH, dalam kesempatannya mengatakan, korban Kristina Sampe Tonapa, sudah berhasil di evakuasi dan saat ini berada di Pos Pamtas 403/WP guna mendapatkan perawatan medis.

“Sementara untuk korban meninggal dunia An. Gabriela Meilan direncanakan pada hari ini, Kamis tanggal 16 September 2021 akan dilakukan evakuasi pengangkatan jenazah,” katanya lagi.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

52 − = 42