KI-WGG Kota Studi Jayapura Gelar Kongres Pertama

Papuaunik, – Komunitas Intelektual Distrik Wenam Geya dan Goyage (KI-WGG) Kota Studi Jayapura. KI-WGG yang mengklaim sudah memiliki sekitar 200 anggota ini menggelar kongres pertamanya, di Gedung Gereja Gidi Efesus, Polomo Sentani, Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membentuk badan pengurus serta menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Ketua Tim Formatur KI-WGG Kimiron Rony Kogoya melalui pesan singkat kepada media ini, Minggu (12/09) mengatakan Hasil Motivasi dari pada senior sehingga kegiatan Kongres Ke I tahun 2021 ini bisa berjalan dengan baik

“Motivasi Senior adalah salah satu Guru yang terbaik dan mempunyai pengalaman yang hadal untuk bisa diteladani oleh anggota KI-WGG, ucap Kimiron.

Menurutnya Kongres ke-I KI-WGG ini akan membahas dan menetapkan AD/ART KI-WGG dan memilih dan menetapkan Pengurus terpilih peetama. Pihaknya mengundang teman-teman seperjuangan anggota KI-WGG mari kita belajar kepemimpinan sejak dini dan mmengharumkan nama wadah yang kita akan di bentuk hati ini.

Di tempat yang sama, mewakili senior sekaligus pendiri Komunitas, Yim menyampaikan kami senior merasa penduli dengan adik adik merasa sedih karena sesuai keputusan Kongres Himpunan Mahasiswa Pelajar Tolikara (HMPT) Kota Study Jayapura menghilangkan ikatan Distrik sehingga sebagai senior tergerak hati mendirikan sebuah wadah diluar HMPT.

Yim menjelaskan, mendirikan wadah ini karena sebanyak 46 Distrik kabupaten Tolikara tertabung dalam wadah begini tidak semua Mahasiswa terlibat kepengurusan belajar kepemimpinan sebab itu kami mendirikan sebuah wadah, kata Mantan Ketua HMPT ini.

“Sesuai motto kami Ikatan sebelumnya yakni “Niname wenam geya goyage ilime Mayu wege minggin mee liru eruok oo” yang mengartikan bahwa Daerah Kami Wenam, Geya dan Goyage selalu hujan sehingga kami Sekolah,” paparnya.

Yim berharap, adik-adik tetap semangat bangkitkan kesatuan persatuan antara sesama mahasiswa dalam wadah ini agar membentuk kemampuan yang hadal dan sangat bangga atas kekompakan kalian semua ini harus dipertahankan.

Sementara itu Bapak Noak Tabo dalam sambutannya pada pembukaan Kongres ke-I KI-WGG menyampaikan, Generasi adalah salah satu tolak ukur massa depan Papua dan lebih khusus kabupaten Tolikara. Sehingga semua kader-kader bisa memiliki integritas yang benar.

“sebelum memimpin orang lain dan anda harus memipin diri sendiri serta harus siap menghadapinya. Untuk itu mulai hari ini melalui Wadah KI-WGG mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin yang berintegritas untuk siap memimpin Negeri kita,” Pungkasnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 26 = 33