SD Negeri 1 Abepura gelar rapat bersama ortu terkait pembelajaran daring

Papuaunik, – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (11/09) pagi menggelar rapat bersama orang tua (Ortu) murid kelas 1,2 dan 3 terkait pembelajaran daring yang telah memasuki tengah semester.

Kepala Sekolah SDN 1 Abepura Usulina Hamadi S.Pd didampingi sejumlah guru kelas dan honorer dihadapan para orang tua murid mengatakan rapat itu sengaja dilakukan untuk persiapan penilaian tengah semester.

“Kami ingin mengetahui soal kendala dan hambatan dari pada anak murid kami. Karena ada laporan yang masuk dari para guru atau wali kelas, bahwa ada anak murid kami yang aktif belajar tapi tidak daftar ulang,” katanya.

Selain itu, kata dia, ada juga anak murid yang hanya aktif absen tetapi tidak ikut pembelajaran daring atau online, sehingga hal ini perlu diketahui penyebabnya apa saja.

“Saya bacakan sejumlah nama anak murid yang dinilai tidak aktif seperti penjelasan di atas. Harapannya bisa mengetahui alasan langsung dari orang tua, sehingga ada jalan keluarnya sebelum penilaian tengah semester,” katanya.

Usulina Hamadi berharap adanya peran aktif orang tua untuk mendorong dan memotivasi anak-anaknya agar rajin mengikuti pembelajaran daring ataupun tugas yang diberikan oleh para wali kelas.

“Karena pada satu minggu kedepan akan ada ujian tengah semester, sekitar tanggal 20 September 2021, diharapkan anak-anak bisa mempersiapkan diri untuk hadapi ujian,” pintanya.

Selain hal di atas, Usulina Hamadi juga membahas soal administrasi yang menjadi kesepakatan bersama, khususnya para orang tua murid kelas 1.

Sementara itu, salah satu orang tua murid (tidak disebutkan namanya) mengaku pembelajaran daring ini cukup sulit bagi para guru di sekolah untuk mengajar anak SD, termasuk orang tua itu sendiri yang dituntut harus jadi pendamping yang baik untuk anak-anaknya.

“Saya minta maaf yah bicara banyak, saya nilai bahwa pembelajaran daring ini tidak maksimal. Anak-anak ada yang belum bisa baca karena peran orang tua lebih banyak, apalagi soal matematika atau lainnya,” kata ibu berbadan subur itu.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

72 + = 81