Empat pelaku bersama barang bukti ganja ditangkap polisi Keerom

Papuaunik, – Empat orang pelaku pemilik dan pengedar narkotika jenis ganja berhasil ditangkap oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Keerom, Papua pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofha Kamal SH di Kota Jayapura, Sabtu siang mengatakan para pelaku telah diamankan di Mapolres Keerom untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pada hari Sabtu tanggal 12 Juni 2021 pukul 01.00 WIT, bertempat di Jalan Trans Papua, tepatnya di depan Kantor BKAD Kabupaten Keerom, telah dilakukan penangkapan para pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja,” katanya.

Mengenai kronologis penangkapan berawal pada Jumat (11/06) pukul 15.00 WIT, anggota Polres Keerom mendapat informasi dari masyarakat terkait dengan akan adanya peredaran narkotika jenis ganja.

“Mendengar informasi tersebut, tim langsung merespons dengan melakukan penyelidikan serta pemantauan dibeberapa titik yang diduga akan dilewati oleh pelaku,” katanya.

Selanjutnya pada hari pada Sabtu (12/06) pukul 01.00 WIT, bertempat di Jalan Trans Papua Tepatnya didepan Kantor BKAD Kabupaten Keerom, para pelaku terlihat sedang mengendarai dua unit kendaraan roda dua.

“Sehingga, tim langsung berusaha memberhentikan namun para terduga pelaku berputar arah dan berusaha melarikan diri. Namun berhasil di hentikan dan tim yang kemudian mengamankan empat orang pelaku,” katanya.

Setelah diamankan, lanjut Kamal, tim melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. Dari hasil penggeledahan keempat orang tersebut ditemukan satu karung beras kecil yang berisikan 38 bungkus plastik bening yang diduga narkotika jenis daun ganja kering pada salah satu jok motor milik pelaku.

“Selanjutnya, tim membawa keempat pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Keerom guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Identitas pelaku yakni Esri Pemelai (22), perempuan, alamat APO Bengkel Kota Jayapura, Markus Rido (25), Laki-laki, alamat Hamadi Gunung Kota Jayapura, Gian Nap (23) dan Brolin Joko Rumbewas (16),” katanya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dan disita adalah satu buah karung beras kecil berisikan bungkus pelastik bening sedang narkotika jenis daun ganja kering berukuran sedang, satu lembar uang pecahan Rp100 ribu, dua lembar uang pecahan Rp50 ribu, dua lembar uang pecahan Rp10 ribu, tiga lembar uang pecahan Rp5.000, tiga lembar uang pecahan Rp 1.000 dan satu unit kendaraan roda dua jenis Honda Scoopy warna abu-abu tanpa nomor polisi, satu unit Hp Samsung warna hitam, satu unit Hp Vivo warna biru dan satu unit Hp Samsung warna merah.

“Atas perbuatannya para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah),” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

33 − = 29