Komjen Paulus Waterpauw : keberhasilan intelijen adalah deteksi dini

Papuaunik, – Kabaintelkam Polri, Komjen Paulus Waterpauw mengatakan bahwa intelijen merupakan mata dan telinga pimpinan sehingga diperlukan deteksi dini dan aksi yang baik dalam membaca persoalan di lapangan.

Demikian hal ini disampaikan oleh jenderal polisi bintang tiga itu ketika melakukan peninjauan fasilitas Pusdik Intel Polri serta memberikan pengarahan kepada siswa SIP Sus Intelkam Polri, di Pusdik Intelkam Polri di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (03/06)

Dalam arahannya, Kabaintelkam Polri, Kabaintelkam Komjen Pol.Paulus Waterpauw, menyampaikan program PRESISI Kapolri yang mengedepankan fungsi intelijen sebagai Pemolisian prediktif atau predictive policing yang mengedepankan kemampuan untuk memprediksi situasi dan kondisi yang menjadi isu dan permasalahanserta potensi gangguan kamtibmas.

“Kepada serdik SIP Sus memiliki kemampuan yang handal dalam deteksi, karena salah satu keberhasilan tugas intelijen adalah deteksi dikaitkan dengan potensi gangguan,” ujar Kabaintelkam.

Kabaintelkam juga menyampaikan, tugas intelijen di era modern menurut Andi Widjayanto (mantan Sekkab era Presiden Jokowi – JK dan saat ini menjadi penasihat KSP) dlm bukunya State – Intelligence Interaction 1945 – 2004 (Hubungan Intelijen – negara 1945 -2004) adalah mendeteksi dini ketika ada gangguan terhadap keamanan sebuah negara dan mampu mengantisipasi aktor-aktor non-negara (non-state actors) serta memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Peserta didik nantinya akan bertugas sebagai First line supervisor, bangun jaringan dan hubungan emosional dengan sering turun di lapangan, konsep blusukan ini sering dilakukan oleh Presiden RI dan menjadi kebiasan saya dalam bertugas dimanamun, Intelijen harus mampu menjadi mata dan telinga Pimpinan melalui Deteksi Dini serta Deteksi Aksi dlm rangka menjaga stabilitas Kamanan dalam negeri,” pesan Kabaintelkam.

Dalam kesempatan tersebut, Kabaintelkam, Komjen Pol.Paulus Waterpauw, mengunjungi Mantan Kapusdik Intelijen Bpk. Kombes Pol. Purn. Ipoeng Supena yg sedang sakit stroke di Kampung Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. (Dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 3