Kompolnas kunker ke Papua pantau situasi kekinian

Papuaunik, – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Papua guna memantau situasi kekinian yang terjadi di Bumi Cenderawasih.

Kunker itu di antaranya dilaksanakan di Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu, dimana Kompolnas ingin mendengar penjelasan soal situasi kemanan Papua khususnya di Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Nduga, serta pengamanan PON XX.

Dalam kegiatan ini, rombongan Kompolnas yakni Sekertaris Kompolnas Dr Benny Jozua Mamoto, anggota Kompolnas Ibu Poengky Indarti dan Staf Pendamping Asep Deri Firmansyah diterima oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, SIK, dan para PJU Polda Papua.

Pada momentum ini, Benny menjelaskan kedatangan pihaknya dalam rangka pengawasan eksternal dan memantau situasi terkini di Bumi Cenderawasih. “Lakukanlah dengan persuasif dan sinergi sehingga jika ada penyimpangan sampaikan langsung ke instansi jangan ke media,” katanya.

Kompolnas, kata dia, sedang berusaha untuk mendengar aspirasi, kondisi riil di lapangan dan menjadi bahan untuk saran kepada Presiden Jokowi agar menjadi bahan pertimbangan.

“Marilah kita bersama sama memantau perkembangan dari para tokoh karena itu penting serta kami juga ingin mendapatkan masukan siapa tokoh yang bisa direpresentasi dalam dialog,” kata Benny.

Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Alfred menjelaskan bahwa pihaknya juga fokus dalam PON terlebih dahulu dan untuk permasalahan lain tetap menjadi perhatian, sehingga tidak terjadi gangguan Kambtibmas yang nantinya akan menganggu keberlangsungan pelaksanaan PON XX.

“Mengenai para tokoh di antaranya ada Pdt Jhon Bonai yang pikiran sangat terbuka tentang kemajuan Papua sehingga dapat di pertimbangkan,” kata Alfred.

Sedangkan Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Jeremias Rontini menyarankan pembahasan isu terkait Otsus dapat ditunda dulu karena dapat berimbas pada pelaksanaan PON XX.

“Karena melihat persiapan PON saja masih banyak yang tertunda padahal waktu sisa tiga atau empat bulan kedepan.Sementara itu, dalam pengamanan nantinya, kami akan mengerahkan 500 Personel Brimob Nusantara, 600 Personel Sabhara Nusantara dan sisanya personel organik di Papua,” katanya.

“Kami juga akan gunakan mitra Kamtibmas seperti para tokoh-tokoh, karena penyelenggaraan PON dapat berlangsung dengan aman adalah tentang sistem pengamanannya. Selain itu juga, dari Divisi TIK Mabes Polri juga akan melakukan pemasangan CCTV dalam empat klaster PON yakni di Kota Jayapura, Jayapura Kabupaten, Merauke dan Mimika untuk memantu situasi dari kegiatan,” katanya lagi.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

24 − = 19