Tegas, pelaku pemerkosaan anak dibawah umur dihadiahi timah panas

Papuaunik, – Sikap tegas dan terukur terpaksa dilakukan oleh polisi kepada pelaku pemerkosaan anak dibawah umur dengan hadiah timah panas setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, bahkan sebelumnya sempat melarikan diri.

Pelaku adalah YW (37) warga Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura kini mendekam di balik jeruji besi karena ulah perbuatannya melakukan pemerkosaan anak di bawah umur pada 3 Juli 2020.

Kapolres Jayapura AKBP Dr Victor Dean Mackbon, SH, SIK, MH, M.Si didampingi Kanit Tipiter Polres Jayapura Ipda Arif Sulaiman, S.TrK dan Kasubbag Humas Polres Jayapura Iptu Iwan, SE menggelar Pres Release di halaman Mako Polres Jayapura, Selasa.

Dalam Press Release Kapolres Jayapura AKBP Dr Victor Dean Mackbon mengatakan, pelaku berhasil diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Jayapura setelah kasusnya dinaikkan ke penyidikan.

“Diketahui pelaku merupakan Om dari korban sendiri. Kejadian bermula saat keluarga mereka hendak pergi rekreasi di tempat wisata yang ada di Kampung Aib hingga larut malam,”ujar Kapolres Jayapura.

Mantan Kapolres Mimika itu menambahkan, karena sudah larut malam mereka memutuskan untuk bermalam di salah satu pondok, saat itulah pelaku memanfaatkan situasi dengan mengajak korban untuk masuk ke dalam dusun pisang dengan tujuan untuk mengambil buah pisang.

“Saat itulah pelaku melakukan aksi bejatnya Kepada korban dengan cara dipaksa menggunakan parang untuk melayani hasratnya,” bebernya.

Kejadian terungkap, lanjut Kapolres, saat korban memberanikan diri untuk melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga, keluarga yang tidak terima melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah mendapatkan laporan, polisi melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku.

“Beberapakali pelaku berhasil melarikan diri dari kejaran petugas. Namun, kali ini polisi berhasil menangkap pelaku dengan menghadiahi timah panas di bagian kaki karena berusaha melawan petugas. Apalagi pelaku diketahui merupakan residivis kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri,” tutur Kapolres.

Pelaku Kini harus menjalani Proses hukum karena ulah perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 76 huruf d Jo Pasal 81 ayat 1 UU 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara.(Humas Polres Jayapura/Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31 − = 22