Klub binaan PUPR, Black Selection United Papua seleksi pemain sepak bola

Papuaunik, – Klub sepak bola Black Selection United Papua binaan Dinas PUPR PKP Provinsi Papua menggelar seleksi pemain muda selama tiga hari, 17 – 20 April 2021 di lapangan SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

Pelatih Black Selecion Papua United, Vincent Jigibalom mengatakan tahapan seleksi yang dilakukan itu terbuka untuk umum bagi seluruh anak muda Papua yang ada di 29 Kabupaten dan satu Kota.

“Jadi, perlu kita ketahui bersama bahwa apa yang telah kami lakukan ini bertujuan untuk pemain muda mutiara Papua, agar bisa tetap eksis di dunia sepak bola,” kata Vincent Jigibalom kepada wartawan melalui pesan elektronik, Minggu (18/4) malam.

Menurut dia, target jumlah pemain yang dibutuhkan sebanyak 22 sampai dengan 30 orang, dengan usia antara 16 sampai dengan 21 tahun. “Kami baru satu hari lakukan tahapan seleksi, namun antusias para peserta mencapai 150 hingga 200 orang,” katanya.

Tentunya, kata dia, membuktikan bahwa animo pemain sepak bola muda Papua memang ada dan bisa dibilang Papua gudang pemain sepak bola. Ia berharap tahapan seleksi itu benar-benar ada keterwakilan dari 30 daerah di Papua yang bisa direkrut. “Karena ini binaan PUPR PKP Papua, harapannya bisa terwakili semua daerah di Papua,” kata Vincent.

Sementara itu, Manajer Tim Black Selecion Papua United, Semmy Calvin Kogoya menuturkan, tahapan seleksi ini bukan saja mencari iven tertentu, tetapi ini bagaimana menjaring bakat-bakat muda di tanah Papua.

“Tentunya pertama-tama kami sangat berterimakasih Kepada Kepala Dinas PUPR PKP Papua, Grius One Yoman atas kepercayaannya kepada kami untuk membuka ruang bagi anak muda Papua. Oleh sebab itu kepercayaan ini akan kita jaga sebaik mungkin karena sepak bola adalah suatu pemersatu bangsa, suku, dan budaya,” ungkap Semmy.

Tak lupa dirinya juga menyampailan banyak terima kasih kepada pengurus SMA Taruna Bahkti atas izin kepada pihaknya melakukan seleksi pemain di lapangan tersebut.

Semmy menghimbau kepada semua pamain yang ikuti seleksi untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam tiap tahapan, dan juga bersama-sama menjaga keamanan dalam lingkungan SMA Taruna bahkti selama proses seleksi berlangsung.

“Seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi dipesan untuk wajib menjaga potokol kesetahan, wajib masker dan jaga jarak. Karena pandemi covid19 masih ada dan tak kunjung henti,” demikian pesan singkat itu datang dari Pembina Black Selecion Papua United, Grius One Yoman, yang mana dirinya mengatakan hal ini wajib dipatuhi di seluruh dunia sesuai dengan himbauan pemerintah.

Grius menjelaskan, tim ini menjadi tempat menampung bibit muda mutiara pesepak bola di Papua, bahkan Indonesia, untuk itu disini tidak ada kekhususan tetapi untuk seluruh pemain muda di tanah Papua.

Ia berharap, apa yang telah diupayakan pihaknya itu bisa dapat berjalan dengan baik sesuai harapan pihaknya.(dsb/Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =