Ban Wakur pimpin GIDI Eklesia Milinik Sentani

Papuaunik, – Setelah melalui proses pemilihan yang panjang, akhirnya Evangelis Ban Wakur resmi terpilih sebagai gembala sidang untuk memimpin Jemaat Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Eklesia Milinik periode 2021-2024.

Pemilihan itu berlangsung pada Minggu (28/03) siang di Polomo, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Pada kesempatan itu, ada dua nama calon yang diusulkan loleh anggota jemaat setempat, yakni nomor urut satu Evanjelis Ban Wakur, dan nomor urut dua Evanjelis Yokiles Kogoya.

Dari seratus sembilan suara anggota jemaat, Ban Wakur berhasil mengantongi enam puluh lima suara, sementara Yokiles Kogoya mendapatkan empat puluh empat suara.

Sehingga dengan hasil tersebut, Ban Wakur berhasil menduduki jabatan sebagai gembala, dan Yokiles Kogoya sebagai Wakil gembala jemaat GIDI Eklesia Milinik.

Sekertaris Daerah GIDI Sentani Barat, Pdt Misin Kogoya mengaku bersyukur karena kegiatan pemilihan tersebut dapat berjalan dengan baik, sesuai anggaran dasar rumah tangga organisasi, sehingga hal ini menjadi suatu kehormatan dan kemuliaan bagi Tuhan Yesus Kristus.

“Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami. Karena apa yang kami harapkan terkait kegiatan ini dapat terjadi, atau berjalan baik sesuai kehendak Tuhan Yesus yang tercatat dalam kitab suci,” ucap Misin Kogoya kepada wartawan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin.

Untuk itu, Misin meminta kepada gembala terpilih untuk tetap setia dalam tugas dan tanggung jawab, terhadap domba-dombanya. Karena gembala ini telah dipercayakan oleh dombanya.

Sementara itu, gembala terpiilih Evanjelis Ban Wakur menuturkan, pada masa kepemimpinannya ini dirinya akan lebih berfokus pada beberapa hal yang ada dalam pelayanan Tuhan, yakni akan melakukan absen kepada seluruh anggota jemaat pada ibadah setiap hari Minggu.

Selain itu Ban juga akan aktifkan ibadah keluarga pada setiap hari Selasa dan Minggu, tepatnya jam tiga sore sesuai jadwal ibadah.

“Jadi, selain itu kami juga akan rutin mengunjungi anggota jemaat di rumahnya, untuk memastikan kondisi dan keadaan terhadap jemaat tersebut,” ungkap Ban Wakur.

Ia menambahkan dalam menjalankan pelayanan Tuhan tentunya merupakan beban yang cukup berat. Sehingga Ban berharap dukungan dari seluruh anggota jemaat dalam menjalankan pelayanan Tuhan.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 57 = 67