Polda Papua kirim 246 bintara Polri ikuti SIP 2021

Papuaunik, – Polda Papua melalui Biro SDM mengumumkan hasil kelulusan peserta didik Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke 50 tahun 2021 bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura.

Calon peserta didik yang merupakan Bintara Polda Papua terdiri dari Orang Asli Papua (OAP) dan non OAP tersebut telah mengikuti tahapan seleksi dari pemeriksaan administrasi hingga terakhir Ujian Naskah Karya Perorangan (NKP) di tingkat Panda dan dinyatakan lolos terpilih.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Mustofa Kamal, SH di Kota Jayapura, Sabtu siang mengatakan panitia mengumumkan sebanyak 169 orang peserta lulus untuk mengikuti pendidikan perwira.

“Setelah pengumuman itu, sempat terjadi ketegangan antara calon peserta didik dengan panitia namun setelah diberikan pemahaman oleh panitia, para bintara tersebut menerima arahan dari panitia,” katanya.

Kemudian berdasarkan Surat dari As SDM Mabes Polri, Polda Papua mendapat tambahan kuota sebanyak 77 orang sehingga total bintara Polda Papua yang mengikuti pendidikan SIP angkatan 50 tahun 2021 sebanyak 246 orang.

“Untuk Bintara Polri OAP yang mengikuti seleksi dari awal pemeriksaan administrasi hingga terakhir ujian NKP semua telah terakomodir dan dinyatakan lulus.

Para bintara yang dinyatakan lulus tersebut akan mengikuti pendidikan SIP di Sukabumi, Jawa Barat selama tujuh bulan,” kata Kamal.

Tangkapan video

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, telah beredar video dengan durasi 4 menit 22 detik dan 1 menit 56 detik diaplikasi media sosial yang memuat aksi protes sejumlah bintara di Polda Papua terkait pengumuman kelulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun anggaran 2021.

Video itupun beredar hingga di kalangan wartawan yang ada di Kota Jayapura, pada Jumat (12/03) malam.

Dalam video tersebut, nampak sejumlah bintara di lingkungan Polda Papua tengah menyampaikan aspirasi kepada seorang pendeta dan perwira menengah terkait pengumuman kelulusan SIP TA 2021, yang tidak berpihak kepada orang asli Papua (OAP).

Salah satu polwan yang terlihat dalam video berdurasi 4 menit 22 detik mencoba menjelaskan soal duduk persoalan yang mereka alami.

“Kuota untuk Polda Papua dari Mabes Polri itu ada 41 untuk semua peserta tes, tapi Polda Papua bersama pemerintah provinsi (Pemprov Papua) buat kesepakatan dengan menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk 150 orang, ini ditambah,” kata salah satu polwan berpangkat Bripka.

Ia melanjutkan, “Jadi, kuotanya yang awalnya 41 otomatis meningkat. Masalah sekarang, kuota Papua dikasih (umumkan) 169 orang itu kami tidak perlu tahu, itu masalah di dalam SDM (Polda Papua), kami tidak tahu tentang itu. Jadi, pertanyaan sekarang kami hanya 108 orang OAP, sementara dana (Otsus) yang diminta itu untuk 150 orang, itu untuk kami, sementara yang tembus 169 kuota Polda Papua, sedangkan didalam itu yang tembus (umumkan) hanya 41 OAP,” katanya panjang lebar.

Tangkapan video

Penjelasan singkat dan padat itu langsung mendapat respon dari sejumlah rekan-rekan bintara lainnya. “Iya, kami minta batalkan saja (pengumuman). Ini tidak benar. Hari ini juga kita ke kediaman gubernur. Kami kira ada permainan uang,” demikian yel-tel teriakan untuk mendukung pernyataan tersebut.

“Kami harap rejeki untuk orang asli Papua, tapi kami dirugikan, Ini dibatalkan saja. Kami harus ke MRP, kita anak-anak Papua jadi pengemis di tanah sendiri,” lanjut yel-yel lainnya.

Terkait persoalan ini, Wilpret wartawan yang biasa meliput di Polda Papua mencoba konfirmasi dalam grup media sosial yang ada Kabid Humas Polda Papua.

“Tarada ade, nunggu berita keberangkatan saja,” demikian jawab Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dalam pesan grup media sosial.

Wartawan Papuaunik.com juga mencoba konfirmasi soal video demo yang beredar, namun hingga berita ini dibuat belum ada tanggapan.

Sementara itu, pengumuman kelulusan SIP TA 2021 Polda Papua yang awalnya bisa diikuti pada laman IG birosdmpoldapapua, telah dihapus.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

62 − 52 =