Lemasa agendakan sosialisasi pemekaran Provinsi Papua Tengah

Papuaunik, – Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa) mengagendakan sosialisasi terkait rencana pembentukan daerah otonom baru (DOB) yakni Provinsi Papua Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Lemasa, Karel Kum mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan agar masyarakat di Kabupaten Mimika khususnya warga suku Amungme dapat mengetahui dampak dan manfaat dari inisiatif pemerintah dalam melakukan pemekaran wilayah pemerintahan.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Amungme terkait langkah pemerintah untuk pelaksanaan pemekaran Provinsi,” ujar Karel di Kantor Lemasa, Selasa (09/03).

Dalam sosialisasi itu, kata Karel, juga akan membahas mengenai rencana Kabupaten Mimika yang digadang-gadang akan menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Kita tahu bahwa Mimika ini akan menjadi ibu kota provinsi dan itu masuk di wilayah adat suku Amungme. Tentu ke depan akan berurusan dengan lembaga adat karena berhubungan dengan pelepasan lahan dan lain-lainnya,” katanya.

Ia berharap agar kegiatan sosialisasi ini tidak hanya dilakukan oleh pihak Lemasa tapi juga Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko). Pasalnya di Kabupaten Mimika didiami oleh kedua suku tersebut selain suku kekerabatan lainnya.

“Kalau bicara mendukung, tentu kami sangat mendukung proses pemekaran ini. Tetapi kami sebagai pengurus lembaga punya tanggung jawab untuk menyampaikan hal ini kepada seluruh masyarakat Amungme,” tuturnya.

Karel meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika mendukung rencana Lemasa untuk melakukan sosialisasi ini. Selain itu melibatkan lembaga adat Amungme dan Kamoro dalam tahapan pemekaran Provinsi Papua Tengah.

Pada kesempatan itu ia mengimbau agar tidak ada pihak lain yang membawa agenda pribadi berbicara mengatasnamakan masyarakat adat Suku Amungme di luar Lemasa.

“Jadi kita harus menyadari porsi kita masing-masing, apakah lembaga masyarakat adat atau yayasan. Di Timika hanya ada satu lembaga masyarakat adat suku Amungme yaitu Lemasa, sementara yang lain sebatas yayasan,” pungkasnya.

Berita ini telah terbit di https://www.kabartanahpapua.com/dukung-pemekaran-papua-tengah-lemasa-rencana-lakukan-sosialisasi/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81 − 74 =