Ruas jalan transPapua Jayapura-Wamena ditutup sementara

Papuaunik, – Ruas Jalan transPapua arah Jayapura-Wamena yang melintasi Senggi, Kabupaten Keerom, Elelim, Kabupaten Yalimo hingga ke Abenaho, Kabupaten Jayawijaya ditutup sementara waktu guna percepatan penyelesaian pembangunan.

Demikian hal ini terungkap dalam sosialisasi rekayasa lalu lintas ruas jalan Jayapura-Wamena di lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jayapura di Kota Jayapura, Rabu pagi yang dipimpin oleh Edu Melki Sasari sebagai kepala Balai Jalan Nasional Jayapura didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Sosialiasi itu juga dihadiri oleh para pejabat utama di lingkup Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jayapura dan para penyedia jasa jalan atau para kontraktor dan konsultan, di antaranya dari PT Moderen dan PT Virgana.

“Jalan transPapua ditutup untuk sementara waktu, tiga bulan sudah dimulai sejak beberapa hari terakhir ini, tapi tidak tutup total tapi dalam sebulan ada seminggu dibuka untuk pengguna jalan,” kata Edu.

Menurut dia, penutupan sementara itu sudah disampaikan sejak sebulan terakhir kepada semua pihak, termasuk warga dan supir lajuran pengguna jalan sehingga para penyedia jasa atau kontraktor dan konsultan bisa melaksanakan tugas untuk percepatan pembangunan.

“Hal ini sebenarnya sudah kami sampaikan sebulan lalu, namun tidka efektif. Harapannya rekanan yang mengerjakan jalan bisa lebih maksimal sehingga bisa tepat waktu sesuai kontrak kerja,” katanya.

Suasana sosialisasi

Edu juga menjelaskan bahwa penutupan itu bersifat fleksibel, dalam sebulan ada seminggu yang disediakan untuk dibuka lagi kepada pengguna jalan.

Sementara untuk membantu rekayasa arus lalu lintas dan pengamanan di ruas jalan transPapua, Edu mengaku meminta bantuan dari TNI yang ada pos disepanjang jalan dengan harapan pekerjaan jalan tersebut bisa terlaksana dengan lancar dan aman.

Edu menambahkan untuk titik dilakukan penutupan, angkutam atau kendaraan dari arah Jayapura akan dilaksanakan di Kabupaten Keerom tepatnya di KM 76 dan dari arah Kabupaten Jayawijaya dilakukan di Abenaho.

“Sehingga angkutan atau kendaraan yang melintas tidak terlalu jauh untuk kembali karena ada pekerjaan jalan. Dan tentunya ada waktu seminggu untuk para penguna jalan transPapua. Kami bekerjasama dengan Korem 172/PWY dan jajarannya untuk membantu mengatur arus lalu lintas,” kata Edu.

Sementara itu, Brigjen TNI Izak mengaku siap membantu atau bersinergi dalam mempercepat pembangunan jalan transPapua.

“Tentunya kami akan berkomunikasi dengan semua pihak baik itu dengan pengguna jalan atau pada sopir lajuran dan juga dengan warga agar penutupan sementara jalan ini bisa memaksimalkan pembangunannya,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29 − 22 =