Pembangunan kantor gubernur 22 lantai dinilai tidak penting

Papuaunik, – Pemuda Adat Papua (PAP) menilai rencana Pemerintah Provinsi Papua untuk membangun gedung baru kantor gubernur 22 lantai tidak terlalu penting dengan kondisi saat ini.

“Masyarakat lebih memerlukan sentuhan langsung untuk tingkatkan ekonomi, dari pada membangun gedung yang belum tentu mereka nikmati,” kata Ketua Pemuda Adat Papua, Yan Christian Arebo di Kota Jayapura, Jumat.

Ia menegaskan bahwa rencana pembangunan kantor 22 lantai yang berlokasi di Jalan Soa-Siu Dok II, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura untuk saat ini tidak terlalu penting, karena tidak menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat Papua.

“Itu sama sekali menghamburkan uang negara. Masih banyak hal-hal paling penting yang harus diprioritaskan pemerintah. Output penggunaan anggaran itu harus sesuai dengan yang diharapkan pemerintah pusat,” katanya.

Lebih lanjut kata mantan Ketua KNPI Kabupaten Mamberamo Raya itu katakan, seharusnya anggaran untuk membangun gedung tersebut diperuntukkan kepada masyarakat yang menolak Otsus, karena mereka sudah pasti belum merasakan program pemerintah untuk membangun kesejahteraan.

“Harusnya penggunaan tersebut tepat sasaran. Karena pembangunan gedung itu tidak akan menjawab persoalan ditengah masyarakat, apalagi belakangan ini banyak yang menolak Otsus yang diduga bahwa tidak maksimal penggunaannya ditambah lagi dengan rencana bangun gedung 22 lantai,” katanya.

“Kenapa sampai hari ini masyarakat menolak Otsus dan sebagainya, jawabannya ini sudah. Anggaran yang diberikan pemerintah pusat tidak sampai ke rakyat. Malah dipergunakan pemerintah daerah untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan amanat presiden,” sambungnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua melalui Wakil Gubernur Klemen Tinal menyampaikan akan membangun gedung kantor gubernur 22 lantai pada tahun ini dengan alasan kesulitan menemukan lahan yang tepat di Kota Jayapura.(Dsb/Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − = 17