Ini sikap Kerukunan Masyarakat Batak Provinsi Papua terkait rasisme

Papuaunik, – Ini pernyataan sikap Keluarga Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua terkait postingan saudara Ambroncius Nababan yang berbau rasisme kepada saudara Natalius Pigay yang viral di media sosial.

Pernyataan sikap tersebut dilakukan di Kantor Keluarga Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua di Kota Jayapura, Kamis yang disampaikan langsung oleh Ketua Keluarga Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua Kenan Sipayung, SP., M.Si.

Kata dia, untuk menyikapi isu yang berkembang di media sosial terkait postingan saudara Ambroncius Nababan yang berbau rasisme kepada saudara kita Natalius Pigay, maka kami sebagai pengurus khususnya Keluarga Masyarakat Batak (KMB) di Provinsi Papua menyampaikan sikap, pernyataan untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Papua.

“Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus Kerukunan Batak Provinsi Papua dengan ini menyikapi konten pernyataan dari saudara Ambroncius Nababan yang berbau rasisme terhadap Natalius Pigay, yang diekspose melalui media sosial Facebook pada tanggal 12 Januari 2021 maka dengan ini kami nyatakan, pertama, bahwa kami Masyarakat Batak di Provinsi Papua mengecam atau mengutuk keras pernyataan Ambroncius Nababan,” katanya.

Kedua, bahwa Kerukunan Masyarakat Batak Provinsi Papua meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas serta memprosesnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Ketiga, bahwa pemyataan Ambroncius Nababan adalah pernyataan pribadi, sehingga tidak mewakili masyarakat Batak di tanah Papua.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat, dengan saksama dan untuk dipahami, dimaklumi semua pihak, atas perhatian semua pihak kami sampaikan terima kasih,” katanya.

Pada momentum itu, Kenan juga meminta kepada sluruh warga Batak yang ada di seluruh Provinsi Papua untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta saling mendukung bahwa penyataan sikap dari saudara Ambroncius Nababan adalah bersifat pribadi.

“Untuk itu, kita serahkan kepada pihak Kepolisian agar diproses secara hukum. Mari kita berdoa agar seluruh masyarakat di Tanah Papua tetap bersatu padu. Mari kita saling menjaga dan tidak menambah panas situasi di lapangan sehingga kerukunan antar suku di Papua tetap terjaga dengan selalu,” kata Kenan Sipayung.

Sementara itu, Ketua Pemuda Masyarakat Batak Makmur Nababan, SE dalam menegaskan bahwa dugaan kasus rasisme itu akan dilaporkan kepada pihak berwajib.

“Saya secara priabdi atas nama marga Nababan yang ada di Provinsi Papua dan Kota Jayapura selaku Ketua Pemuda Masyarakat Batak, kami akan bersikap untuk melaporakan saudara Ambroncius Nababan kepada pihak Kepolisian untuk diambil proses hukum,” katanya.

“Kami secara pribadi tidak pernah berkomunikasi bersama saudara Ambroncius Nababan dan beliau tidak pernah tinggal di Kota Jayapura ini, untuk itu akan kami laporkan saudara Ambroncius Nababan kepada Polda Papua untuk segera ditangani,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 2 =