FKUB Jayawijaya imbau warga tidak terpancing isu rasisme

Papuaunik, – Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayawijaya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di daerah itu dan sekitarnya untuk tidak terpancing atau terprovokasi dengan isu rasisme.

Demikian hal ini disampaikan oleh Pdt Alexander Mauri S.Th sekretaris FKUB Kabupaten Jayawijaya di Wamena, Senin guna menanggapi isu rasisme yang sedang viral di media sosial belakangan ini.

“Saya Pdt Alexander Mauri S.Th mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak terpengaruh dengan situasi yang berkembang saat ini terkait dengan pernyataan saudara Ambrosius Nababan yang tidak mewakili kelompok tertentu atau suku manapun, itu tindak pribadi atau person,” katanya dalam video berdurasi satu menit 58 detik yang diterima redaksi Papuaunik.com

Untuk itu, Pdt Alexander kembali mengajak kepada segenap lapisan warga untuk tetap menjaga keamanan, kenyamanan, dan hidup rukun satu sama lainnya dengan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.

“Sehingga mari kita jaga kedamaian dan keindahan hidup. Kita serahkan kepada aparat hukum untuk mengambil tindakan yang tegas,” kata Pdt Alexander Mauri.

Sementara itu, Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya mengecam keras tindakan rasisme yang dilakukan oleh saudara Ambrosius Nababan kepada Natalius Pigai dan ajak agar warga bersatu dan tidak terhasut dengan isu rasisme yang dapat merusak keharmonisan hidup bersama.

“Atas nama Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya memberikan dukungan moril kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini,” kata Ketua II Ikatan Keluarga Batak (IKB) Jayawijaya Benjamin Situmorang.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

54 − 44 =