Mayat pria paru baya di Skyline diduga meninggal karena sakit

Papuaunik – Polsek Jayapura Selatan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang pria didalam rumahnya di Kompleks Kampung Buton Skyline, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa siang.

Diketahui pria tersebut bernama Agus Ahmad (66) yang di duga kuat meninggal dunia akibat sakit yang di deritanya selama beberapa tahun terakhir.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, mengatakan pria itu pertama kali ditemukan oleh pedagang bakso yang hendak menyajikan dagangannya dengan menghantarkan bakso ke dalam kamar. Ketika sampai di dalam kamar, saksi menemukan pria tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Melihat kejadian tersebut saksi yang berprofesi pedagang bakso langsung melaporkan kejadian tersebut ke tetangga almarhum untuk selanjutnya diberitahukan kepada anak dan cucu almarhum yang saat itu berada diluar rumah sedang bekerja,” jelasnya.

Mengenai penyakit yang dideritanya, Kombes Pol Gustav R. Urbinas, mengungkapkan dari keterangan anak dan cucunya, almarhum memang sedang menderita sakit diabetes dan diduga kuat almarhum meninggal karena sakit yang dideritanya beberapa tahun terakhir ini.

“Dari keterangan keluarga terakhir almarhum sempat memeriksakan diri ke dokter terkait kadar gulanya, sudah hampir satu bulan ini sakit terbaring di rumah dan juga kedua kakinya mengalami luka yang tidak kunjung sembuh,” ungkapnya.

Meski begitu, pihak keluarga telah menerima kematian almarhum dan tidak menghendaki untuk dibawa lagi ke rumah sakit, karena akan langsung di mandikan serta di makamkan.

Sementara itu, Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Yosias Pugu, mengatakan pihak penyidik juga telah berkordinasi dengan keluarga almarhum dan Ketua Kerukunan Keluarga Gorontalo Kota Jayapura untuk menjelaskan pentingnya visum.

“Keputusan keluarga dan kerukunan tetap enggan untuk almarhum dibawa ke rumah sakit serta menolak untuk dilakukan Visum Luar ataupun Outopsi. Karena pihak keluarga sudah menerima kematian almarhum karena sakit yang diderita,” jelasnya.(Rafiq/Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

76 − 70 =