Pertamina berikan bantuan kasih kepada anak binaan di Jayapura

Papuaunik, – PT Pertamina (Persero) Regional Papua Maluku bersama Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Papua (YP2MP) menyerahkan bantuan kasih berupa sembako kepada anak binaan sosial serta anak pekerja marjinal.

YP2MP merupakan yayasan yang berdiri tahun 2013 dan konsen pada masalah anak di Papua yang ketergantungan pada narkotika dan zat adiktif lainnya.

Unit Manager Communication, Relations dan CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun menuturkan dalam aktifitas bisnisnya sebagai BUMN penyedia energi, Pertamina juga sangat peduli terhadap kondisi sosial disekitar.

Kali ini dilakukan di wilayah Jayapura, masih banyak anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pembinaan, karena menjadi korban dari konflik Rumah Tangga serta lingkungan.

“Kami bermitra dengan YP2MP, terlebih yayasan ini fokus pada penanganan anak. teman-teman relawan di YP2MP setiap hari mengurus anak korban narkoba, KDRT hingga anak jalanan. Untuk itu di awal tahun ini, Pertamina memberikan paket bantuan kasih, semoga bermanfaat bagi kehidupan mereka, dan keluarga” jelas Edi di Jayapura, Sabtu.

Yanni, seorang anak yang mendapatkan bantuan kasih berterima kasih kepada Pertamina dan ia berharap kegiatan ini tak berhenti di awal tahun saja, namun bisa berlanjut pada tahun berikutnya.

Sementara itu, Pembina YP2MP, Aisyah Arifin, AKS. MBA. PhD menuturkan pada program YP2MP terdapat program smart club yang bekerja sama dengan lembaga Internasional.

Program smart club membina anak usia dini, agar terhindar penggunaan atau ketergantungan narkoba, minuman keras dan rokok.

“YP2MP merupakan lembaga sosial, melakukan pelayanan, rehabilitasi berbasis komunitas. Kami membina anak-anak yang tergantung pada narkoba. Yayasan kami menjadi lokasi rujukan dari kepolisian untuk anak-anak dengan ketergantungan narkoba, aibon, tiner, ganja hingga rokok,” katanya.

Sepanjang 2020 lalu, YP2MP membina 120-an anak. Sementara sepanjang 2013, YP2MP telah melakukan pendampingan kepada 500-an anak dengan ketergantungan narkotika dan zat adiktif lainnya.

“Selain membina anak-anak, kami juga melakukan pembinaan kepada orangtua dari anak tersebut, namanya pola asuh keluarga. Sebab biasanya, anak menggunakan narkotika, tak terlepas dari permasalahan orangtuanya,” jelasnya.

YP2MP berterima kasih dengan bantuan kasih yang diberikan dari Pertamina.

“Semoga bantuan ini tak hanya di tahun ini, namun bisa berlanjut di tahun berikutnya. Terlebih, anak-anak ini juga butuh makan dan keperluan lainnya. Kami pun berharap ada uluran tangan dari lembaga lain yang dapat membantu kebutuhan anak-anak ini. Terima Kasih Pertamina,” Aisyah menambahkan.(Pertamina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 5 = 2