Wow, Rp11 triliun beredar di Papua selama 2020

Papuaunik, – Sebanyak Rp11 triliun telah berada di tengah masyarakat yang ada di 28 kabupaten dan satu kota Provinsi Papua sejak awal Januari 2020 hingga 18 Desember 2020.

Demikian hal ini disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Naek Tagor Sinaga disela-sela pemberian 480 paket sembako kepada warga di Kota Jayapura, Sabtu.

“Hingga saat ini yang kita salurkan sejak awal tahun itu mencapai Rp10 triliun hingga Rp11 triliun, dari Januari 2020 hingga 18 Desember 2020 dan untuk perayaan Natal sudah kami siapkan,” katanya kepada wartawan di Kota Jayapura.

Menurut dia, uang yang disalurkan tersebut terbilang menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama, saat itu mencapai Rp13 triliun.

“Memang kita lihat ada sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun lalu, dimana dari Januari 2019 hingga Desember 2019 sebanyak Rp13 triliun. Tapi kini hingga 18 Desember 2020 baru Rp10 triliun hingga Rp11 triliun,” katanya membandingkan.

Ia mengaku sudah pasti akan ada penambahan penyaluran uang mengingat perayaan Natal tinggal menghitung hari, namun tidak akan mencapai seperti tahun sebelumnya.

“Kita perkirakan ada penambahan-penambahan lagi apalagi jelang hari raya, namun tidak sebanyak kemarin. Kami tetap membuka pelayanan hingga tanggal 28 Desember 2020, hanya biasanya kalau tepat hari raya agak menurun warga ke bank,” ungkapnya.

Disinggung mengenai peredaran uang palsu di Papua, Naek mengaku untuk tahun ini tidak ada. “Biasanya hal ini terungkap dalam kerja Kepolisian, saya juga kurang tahu persis jika ada jumlahnya. Namun masyarakat sudah pada memahami soal uang palsu,” jawabnya.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 8 =