Polisi di Yalimo kena panah saat amankan rapat pleno

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal

Papuaunik, – Briptu Alexander Noriwari, personel BKO dari Polres Jayawijaya terkena anak panah di bagian pantat sebelah kiri ketika mengamankan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara lanjutan di Gedung DPRD Yalimo, Jalan Ohoam, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua, Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIT.

“Saat itu KPU setempat tengah melaksanakan proses rekapitulasi lanjutan penghitungan suara pilkada Kabupaten Yalimo tahun 2020 untuk Distrik Welarek dan Benawa di tingkat kabupaten,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Kota Jayapura, Papua, Sabtu.

Berdasarkan kronologis kejadian, sekitar pukul 15.05 WIT, pleno dimulai diawali dengan pembacaan rekapitulasi Distrik Benawa dan Welarek, dilanjutkan dengan pengulangan pembacaan rekapitulasi perolehan suara Distrik Abenaho dikarenakan ada aksi protes dengan hasil perolehan suara di Distrik Abenaho dari saksi Paslon 02.

“Pukul 17.00 WIT, massa dari Paslon 02 berusaha memaksakan masuk ke dalam halaman kantor DPR dengan cara melompati pagar bertujuan untuk mengacaukan situasi keamanan di dalam Gedung DPR dan melepaskan beberapa anak panah ke arah personil pengamanan yang berjaga di sekitar Gedung DPR,” katanya .

Pukul 17.02 WIT, karena melihat massa Paslon 02 semakin tak terkendali dan anarkis, sehingga personil pengamanan melakukan upaya tegas dan terukur dengan memberikan tembakan peringatan ke udara dan tembakan gas air mata.

“Atas kejadian tersebut personil BKO dari Polres Jayawijaya an. Briptu Alexander Noriwari terkena anak panah di bagian pantat sebelah kiri dan saat ini telah mendapatkan perawatan medis,” katanya.

Sementara untuk seluruh anggota KPU dan Bawaslu Kabupaten Yalimo telah dievakuasi ke markas Polres Yalimo dan direncanakan akan dievakuasi menuju kota Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Untuk situasi usai kejadian, kata Kamal telah kondusif, dimana personil Polri setempat yang di back up TNI dan Brimob Nusantara melakukan pengamanan.

“Kami menghimbau kepada semua pihak untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan tidak memobilisasi massa maupun melakukan hal yang dapat merugikan bersama, mengingat saat ini kita masih di tengah pandemi COVID-19,” katanya..

“Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Yalimo agar tetap aman dan kondusif sehingga tahapan tahapan pilkada dapat berjalan dengan baik, dan mendapatkan pemimpin yang terbaik yang dapat memajukan masyarakat serta pembangunan di Kabupaten Yalimo,” imbaunya.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

47 − = 39