Belasan pelaku usaha di Jayapura disanksi karena langgar aturan

Belasan pelaku usaha di Jayapura disanksi karena langgar aturan

Papuaunik, – Sebanyak 18 pelaku usaha di Kota Jayapura dikenai sanksi karena melanggar batas aktivitas ekonomi sebagaimana penertiban yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Protokol Kesehatan COVID-19 Kota Jayapura.

Pelaksanaan penertiban dipimpin oleh Wakapolresta Jayapura Kota selalu ketua pokja penegakkan hukum AKBP Supraptono, S.Sos. M.Si dengan melibatkan 90 personil aparat gabungan TNI/Polri, Sat Pol PP serta Pegawai Bank Papua pada Kamis malam.

Turut hadir dalam pelaksanaan tersebut Kabag Ops Kompol Nursalam Saka, S.Pd., MM, Kasat Pol PP Mukhsin Ningkeula, SH, Kabag Humas Setda Kota Jayapura Lukman, S.Sos, Paur Hukum Lantamal X Jayapura Letda Laut Akbar, Kasubsi Riksa Sie Provost Brimob Ipda Aji Purwanto dan perwira Polresta Jayapura Kota.

Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Supraptono, S.Sos., M.Si mengatakan kegiatan penertiban terhadap pelanggar batas waktu yang dilaksanakan ini sesuai instruksi walikota Jayapura nomor 12 tahun 2020.

“Dimana salah satu instruksi walikota adalah pembatasan aktivitas masyarakat maupun ekonomi di wilayah Kota Jayapura yang semula pukul 21.00 wit ada perubahan dan memberikan kelonggoran waktu satu jam hingga 22.00 wit pada bulan Desember menjelang perayaan natal,” ujarnya.

Lanjut Wakapolresta, ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang akan merayakan hari Natal namun tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Dimana target pemerintah, awal tahun 2021 Kota Jayapura harus mencapai zona hijau, sehingga diharapkan kepada masyarakat untuk mentaati instruksi yang telah dikeluarkan pemerintah untuk menekan angka penyebaran covid-19,” terang AKBP Supraptono.

Ia pun menuturkan, dalam kegiatan penertiban tadi malam ada sedikitnya 18 pelaku usaha yang dapat mengundang kerumunan dan melawati batas aktivitas jam malam yang dikenakan sanksi denda dengan total denda sebanyak Rp5 juta rupiah dengan berbagai pelanggaran selain melewati batas aktivitas, ada juga ditemukan tidak menggunakan masker.

“Dimana sanksi denda langsung disetor oleh pihak Bank Papua yang tergabung dalam satgas COVID-19 ,” ucapnya.

AKBP Supraptono menghimbau kepada masyarakat Kota Jayapura khususnya para pelaku usaha untuk menghentikan aktivitas ekonomi yang sudah ditentukan oleh pemerintah yakni pukul 22.00 WIT.

“Dengan harapan agar kita bersama-sama dapat menekan angka penyebaran corona dan kegiatan Satgas COVID-19 Kota Jayapura akan terus dilakukan setiap malamnya untuk menindak pelanggar yang tidak mengikuti instruksi Walikota Jayapura ini demi keselamatan kita bersama,” katanya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 65 = 74