Polisi sebut dua kabupaten di Papua tertunda pelaksanaan pemungutan suara

Papuaunik, – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyebutkan sebanyak dua dari 11 kabupaten di Provinsi Papua tertunda pelaksanaan pemungutan suara, di antaranya karena pendistribusian logistik dan sengketa pilkada.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan situasi di 10 Kabupaten yang melaksanakan Pemungutan Suara terbilang aman dan kondusif meskipun terdapat dua Kabupaten yang mengalami keterlambatan atau masalah namun dapat diselesaikan dengan baik oleh pihak terkait.

“Adapun satu Kabupaten yang tidak melaksanakan Pilkada yakni Boven Digoel, sesuai dengan keputusan KPU RI 584 nomor : 584/ PL. 02.2- Kpt/ 06/KPU/XI/2020 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel Tahun 2020,” katanya di Kota Jayapura, Rabu.

Untuk Kabupaten Yahukimo, pendistribusian logistik sempat terkendala karena jarak tempuh, sehingga personel Polda Papua membantu pendistribusian logistik Pilkada dengan menggunakan Helycopter milik Kepolisian.

“Dari 51 Distrik, masih tersisa delapan distrik yang belum dijangkau. Untuk pencoblosan di 8 Distrik tersebut direncanakan dilaksanakan pada hari Kamis 10 Desember 2020,” katanya.

Lalu, pendistribusian logistrik di Kabupaten Yalimo sejak Selasa (08/12) kemarin sempat terhalang oleh Paslon Nomor 01, mereka mengingingkan untuk sistem pemungutan suara dilakukan secara Noken.

“Namun sesuai dengan aturan, untuk Kabupaten Yalimo sendiri tidak menggunakan sistem Noken. Usai dilaksanakan Negosiasi, disepakati bahwa pada hari Kamis pada 10 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara, dan hari ini telah dilakukan pendistribusian logistik dari Distrik menuju TPS,” katanya.

Sementara di Kabupaten Mamberamo Raya, adanya penyerangan oleh sekelompok massa terhadap personel yang melakukan pengawalan pendistribusian logistik sehingga mengakibatkan satu personel Brimob mengalami luka panah dibagian tangan.

“Saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Kasanoweja dan pemungutan suara disana sudah berjalan,” katanya.

Sedangkan untuk Kabupaten Boven Digoel sendiri, sesuai dengan keputusan KPU RI 584 nomor : 584/ PL. 02.2- Kpt/ 06/KPU/XI/2020. tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel Tahun 2020.

Pada hari ini, kata dia, telah dilaksanakan musyawarah terbuka penyelesaian Sengketa Pemilu antara pihak pemohon paslon no 4 yakni Usak Yaluwo, SH, M.Si dan Yakobus Weremba, S. PAK dan termohon KPU RI dan/atau KPU provinsi Papua selaku KPU boven Digoel dengan hasil Bawaslu Kabupaten Boven Digoel telah mengabulkan Permohonan pemohon seluruhnya dengan poin, Membatalkan keputusam KPU RI 584 nomor : 584/ PL. 02.2- Kpt/ 06/KPU/XI/2020 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel Tahun 2020.

“Yakni memerintahkan kepada KPU untuk menerbitkan BA / keputusan yang menetapkan Pemohon sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel tahun 2020 dan Agar keputusan ini dapat dilaksanakan paling lambat 3 hari setelah putusan ini dibacakan,” katanya.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 46 = 55